Berita Baubau

Tiga Hari Sebelum Jabatan Berakhir, PJ Wali Kota Baubau Resmikan Tugu Palagimata di Simpang Lima

Pj Wali Kota Baubau, Rasman Manafi meresmikan Tugu Palagimata, di Simpang Lima, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/2/2025).

(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)
PERESMIAN TUGU PALAGIMATA - Pj Wali Kota Baubau, Rasman Manafi saat penandatangan prasasti peresmian Tugu Palagimata, di Simpang Lima, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/2/2025). Rasman Manafi meresmikan tugu tersebut tiga hari menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Pj Wali Kota Baubau pada 20 Februari 2025 mendatang. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Pj Wali Kota Baubau, Rasman Manafi meresmikan Tugu Palagimata, di Simpang Lima, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/2/2025).

Rasman Manafi meresmikan tugu tersebut tiga hari jelang masa jabatannya sebagai Pj Wali Kota Baubau berakhir pada 20 Februari 2025 mendatang.

Hadirnya Tugu Palagimata itu membuka ruang baru bagi masyarakat Baubau untuk beraktivitas di ruang terbuka.

“Karena selain meningkatkan biaya hidup, juga dapat meningkatkan efek sosial lain sehingga kita harus membuka ruang-ruang baru tempat bertemunya orang. Kita tidak boleh membiarkan satu kawasan menumpuk,” ungkapnya.

Kata dia, filosofi Tugu Palagimata ialah seperti Kota Baubau yang menjadi daerah penghubung, sehingga filosofi tugu juga terbangun sebagai penghubung.

“Kita berharap filosofi badan naga yang terbangun, dan terhubung itulah diharapkan sebagai penghubung,” jelasnya.

Kemudian di tengah tugu terdapat nanas, naga dan mahkota yang merupakan lambang daerah Kesultanan Buton.

Baca juga: Tidak Ada Gas Elpiji 3 Kg, Warga Kota Baubau Sulawesi Tenggara Mayoritas Pakai Minyak Tanah

“Dan mahkota nanas itu diharapkan sebagai simbol dikembalikannya masa kejayaan daerah kita, kita kembalikan kejayaan negeri kita dengan simbol-simbol dari leluhur kita,” jelasnya.

Ia pula mengucapkan terimakasih kepada Dinas PUPR Kota Baubau yang sudah menyelesaikan proyek sesuai target yang telah ditentukan.

“Untuk peresmian saya sudah menyampaikan sebenarnya, tidak harus saya. Bisa wali kota definitif, sebab pada prinsipnya kita harus membuka ruang baru di sini (lingkungan Simpang Lima)” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Baubau, Abdul Karim mengatakan Tugu Palagimata merupakan proyek strategis tahun 2024 lalu.

“Ini merupakan salah satu proyek strategis yang dilakukan tahun 2024 lalu dengan nama penataan kawasan bundaran simpang lima, dianggarkan dari APBD Kota Baubau yang dianggarkan sebesar Rp1,1 Miliar,” bebernya.

Kata dia, selain penataan tugu Simpang Lima Kota Baubau, juga terdapat penataan kawasan di Kota Mara dan Pantai Kamali yang telah selesai pengerjaannya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved