Liga 1
PSIS Semarang Mau Angkut Pemain Asing Lagi, Turut Boyong Lokal Senior? Gilbert Agius: Mungkin
PSIS Semarang di akhir putaran pertama Liga 1 2024-2025 duduk di peringkat 13 klasemen sementara. Bakal tampil habis-habisan putaran kedua.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Gilbert-Agius-pelatih-PSIS-Semarang-2025-new.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Skuad PSIS Semarang di akhir putaran pertama Liga 1 2024-2025 duduk di peringkat 13 klasemen sementara.
PSIS Semarang mengumpulkan 18 poin hasil 5 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 9 kekalahan.
Selain itu, PSIS belum tampil konsisten, masih berjuang menemukan performa terbaiknya di musim ini.
CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengungkapkan pihaknya sudah evaluasi bersama tim pelatih.
faktor yang dianggap penyebab menurunnya performa PSIS putaran pertama, kurangnya kontribusi striker murni di lini serang.
Baca juga: Rival Abadi PSIS Semarang Melempem Putaran Pertama, Striker Muda Persis Solo Arkhan Kaka Blak-blakan
Awal musim, PSIS Semarang kehilangan penyerang asing secara bersamaan. Ada sosok Sudi Abdallah dan Evandro Brandao.
Membuat lini serang kurang tajam dan kesulitan mencetak gol. Sementara itu, penyerang lokal bukan sosok sepadan
Seperti Wildan Ramdhani dan Aulia Rahman belum mampu diandalkan.
Di tengah putaran pertama, Evandro Brandao pulih dari cedera. Pekan ke-10 ia sudah bisa diturunkan.
Langsung menunjukkan perubahan positif. PSIS mulai meraih hasil yang lebih baik.
Seperti kemenangan melawan Persik Kediri dan Semen Padang, serta skor imbang di markas Borneo FC.
"Salah satu problem kita di putaran pertama yakni striker asing cedera. Sudi cedera dan kemudian Evandro juga."
"Saat Evandro main, permainan kita jadi beda," ujar Yoyok, pada Selasa (31/12/2024) lalu.
Baca juga: FIX PSIS Semarang Pakai 3 Striker Asing Putaran ke-2 Liga 1 2024-2025, Yoyok Sebut Hasil Evaluasi
Manajemen PSIS memutuskan mendatangkan striker asing baru, Gustavo Souza.
Selain itu, klub berencana mendaftarkan Sudi Abdallah di putaran kedua.