Pilkada Sultra
Profil 7 Pakar Jadi Panelis Debat Cagub dan Cawagub Sulawesi Tenggara Perdana Digelar di Baubau
Sebanyak tujuh panelis akan menguji pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Sulawesi Tenggara dalam debat publik sesi pertama.
Penulis: Laode Ari | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/tujuh-panelis-akan-menguji-pasangan-calon-Gubernur-dan-Wakil-Gubernur-Sultra.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Sebanyak tujuh panelis debat akan menguji pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam debat publik sesi pertama.
Nantinya, pada perhelatan debat pertama Cagub dan Cawagub Sultra akan dilaksanakan di Villa Nirwana Kota Baubau, Sabtu (19/10/2024) sekira pukul 19.00 wita.
Panelis yang akan bertugas menguji program 4 pasangan calon kepala daerah pada Pemilihan Gubernur atau Pilgub Sultra 2024 setelah sebelumnya ditetapkan KPU.
Para panelis terdiri dari dosen yang memiliki dasar keilmuan dan kepakaran.
Untuk debat pertama KPU menunjuk lima panelis di Universitas Halu Oleo Kendari, satu dari IAIN dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Mereka yaitu Prof Muhammad Zamrun Firihu, Rektor Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari.
Prof La Niampe, dosen UHO sekaligus Pakar Filologi (naskah kuno) dan tim penyusun strategi kebudayaan Indonesia.
Prof Buyung Sarita, dosen UHO dan pakar Institusi Keuangan.
Baca juga: Siapa 7 Panelis yang Disiapkan KPU untuk Debat Paslon Pilkada Kendari 2024? Ini Gambaran Materinya
Assoc Prof Sartiah, dosen UHO, pakar gender, kesehatan reproduksi, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dr Abdul Kadir, dosen Pasca Sarjana IAIN Kendari sekaligus pakar manajemen pendidikan.
Dr Sahrina Safiuddin, dosen Universitas Halu Oleo Kendari sekaligus pakar hukum sumber daya alam.
Dr Sofyan Sjaf, dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB sekaligus pakar sosilogi pembangunan desa.
Ketua KPU Sultra, Asril mengatakan, saat ini persiapan sudah dilakukan di lokasi venue debat di Baubau.
Begitu pula panelis yang ditunjuk untuk menguji program dan visi misi empat pasangan calon.
"Jadi debat pertama di Baubau kami sudah publis panelisnya yang kami tunjuk," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Rabu (16/10/2024).
Sebelumnya, Kordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Sultra, Amiruddin menyampaikan dipilihhya Villa Nirwana karena memikili kapasitas cukup untuk peserta yang hadir di debat publik tersebut.
"Luasannya memadai baik roomnya maupun parkirannnya," ujar Amiruddin saat dikonfirmasi, Minggu (13/10/2024).
Ia mengatakan pelaksanaan debat yang berlangsung pada Sabtu malam.
Untuk menyukseskan pelaksanaan debat, KPU Sultra akan membatasi jumlah peserta yang masuk ke dalam venue.
"Jumlahnya kami sudah tetapkan maksimal 50 orang pendukung setiap paslon ditambah pasangan calon jadi 52 orang," ungkap Amiruddin.
Untuk mekanisme debat, materi yang ditanyakan panelis yakni Pendidikan, Kesehatan, dan pelayanan publik yang inklusif.
"Debatnya berdua maksudnya Cagub dan cawagub itu bersama-sama, bukan sendiri-sendiri,"ujar Amiruddin.
Amiruddin menyampaikan debat pertama Cagub dan Cawagub Sultra ini akan disiarkan di siaran televisi nasional dan lokal Sulawesi Tenggara.
Sementara host debat dari KPU Sultra dan moderator debat akan dipandu Putri Viola.
"Live debat cagub dan cawagub Sultra akan disiarkan di TV One, kalau relay di TV Sultra," tutur Amiruddin. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.