Senin, 18 Mei 2026

Pilkada Kendari

Deklarasi Pilkada Damai 2024, Kapolresta Kendari Pesan Jaga Persatuan Meski Beda Pilihan

Kepolisian Resor Kota Kendari mendeklarasikan Pilkada damai dalam pesta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari periode 2025-2030.

Tayang:
zoom-inlihat foto Deklarasi Pilkada Damai 2024, Kapolresta Kendari Pesan Jaga Persatuan Meski Beda Pilihan
(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)
Kepolisian Resor Kota Kendari mendeklarasikan Pilkada damai dalam pesta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari periode 2025-2030. Deklarasi tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel yang terletak di Jalan Edi Sabara, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (3/10/2024). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Resor Kota Kendari mendeklarasikan Pilkada damai dalam pesta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari periode 2025-2030.

Deklarasi tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel yang terletak di Jalan Edi Sabara, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (3/10/2024).

Dari pantuan TribunnewsSultra.com acara tersebut dihadiri Pemkot Kendari, KPU, Bawaslu, Forkopimda, lembaga agama, hingga para tokoh lintas etnis di Kota Kendari.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko mengungkapkan deklarasi tersebut bentuk kesungguhan Polresta dalam mewujudkan Pilwali yang aman.

"Deklarasi hari ini merupakan komitmen terhadap pewujudan pilkada yang aman, kondusif, dalam pesta demokrasi, dalam pilkada ini," ungkap Kombes Pol Aris Tri Yunarko.

Ia menambahkan perbedaan pilhan dalam pesta demokrasi merupakan hal yang lumrah dan wajar.

Baca juga: KPU Kendari Masih Kekurangan Logistik Pilkada 2024, Pengikat Kotak Suara Tak Sesuai Spesifikasi

Sebab itu adalah suatu hak dari warga negara.

Namun meski berbeda pilihan, yang terpenting adalah menjaga persatuan di atas kepentingan pribadi maupun di atas kepentingan golongan.

Kombes Pol Aris juga menyampaikan hal yang perlu dihindari bersama adalah jangan sampai ada masyarakat saling menghina, mencaci, menyakiti bahkan melakukan tindak pidana gara-gara berbeda pilihan.

"Mari bekerja sama, bersinergi menjaga keamanan, ketertiban dalam seluruh proses Pilkada untuk menjaga kondisi Kamtibmas yang aman damai dan kondusif," tutupnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved