Berita Kendari
Begini Cara Dinas Pertanian Kendari Sultra Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha 2024
Dinas Pertanian Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal melakukan monitoring terhadap penjualan hewan kurban di berbagai lokasi.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Pertanian-Kota-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Pertanian Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal melakukan monitoring terhadap penjualan hewan kurban di berbagai lokasi.
Hal itu dilakukan sebagai antisipasi terhadap Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) yang dapat menyerang hewan khususnya hewan kurban.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kendari, Santi mengatakan, salah satu PHMS adalah penyakit mulut dan kuku atau PMK.
Selain PMK, yang termasuk ke dalam PHMS juga adalah Lumpy Skin Disease (LSD) dan Antraks.
"Kami akan mengantisipasi keberadaan PHMS seperti PMK, LSD, dan Antraks," katanya melalui WhatsApp, Rabu (5/6/2024).
Santi menambahkan, pihaknya bakal mengecek dokumen administrasi yang harus dimiliki penjual hewan kurban.
"Ya kami melakukan monitoring kesehatan hewan, dan dokumen administrasi juga kami cek seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)," ucap dia.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian Kendari dibantu oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra.
Badan Karantina Pertanian dan Persatuan Dokter Hewan Kendari juga turut andil dalam pelaksanaan pengawasan hewan kurban tersebut.
Santi mengimbau, agar masyarakat melapor ke Dinas Pertanian Kendari jika terdapat hal mencurigakan pada hewan kurbannya.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat, dan penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam," jelasnya.
"Apabila ada hal yang meragukan dan mencurigakan pada hewan kurbannya segera melapor ke Dinas Pertanian, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan," imbuhnya.
Selanjutnya, seorang penjual hewan kurban, Ismail mengatakan, kambing-kambing miliknya bakal diperiksa Dinas Pertanian Kendari.
"Dekat-dekat nanti Iduladha 2024 pasti dari Dinas Pertanian (Kendari) datang cek ke sini, lihat bagaimana kondisi," katanya.
Tidak hanya menjelang Iduladha 2024, kambing yang dia peroleh juga dikarantina terlebih dahulu sebelum masuk kandang.
Sehingga menurutnya, hewan kurban yang dia jual terjamin kesehatannnya.
"Ini kambing sebelum masuk kandang diperiksa dulu sama bagian peternakan, ada memang khusus yang periksa," pungkasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
| Muhammadiyah Kota Baubau Sultra Rencanakan Sembelih Hewan Kurban 29 Juni 2023 |
|
|---|
| Cek Kesehatan Hewan Kurban di Baubau, Dinas Pertanian Temukan Sapi dan Kambing Terjangkit Flu, Orf |
|
|---|
| Dinas Pertanian Baubau Sulawesi Tenggara Periksa Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2023 |
|
|---|
| Masyarakat Kendari Bisa Potong Hewan Kurban di RPH Ruminansia, Berikut Ketentuannya |
|
|---|
| Markoseng, Sapi Asal Konawe Selatan Penuhi Syarat Hewan Kurban Presiden Jokowi di Sulawesi Tenggara |
|
|---|