Oknum Polisi Aniaya Pemuda di Kolaka
Propam Polres Kolaka Selidiki Kasus Oknum Polisi Serang Dua Pria di Jalan Pemuda, Periksa Saksi
Polres Kolaka Sementara melakukan penyelidikan terkait kasus penyerangan dua pria di Jalan Pemuda, Kabupaten Kolaka, diduga oknum polisi.
Penulis: Samsul | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Propam-Polres-Kolaka-Sementara-melakukan-penyelidikan-terkait-kasus-penyerangan-dua-pria.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Propam Polres Kolaka Sementara melakukan penyelidikan terkait kasus penyerangan dua pria di Jalan Pemuda, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga oknum polisi.
Penyerangan itu terjadi pada Jumat (18/04/2024) dini hari, sehingga menyebabkan dua korban yakni M dan F babak belur dihajar gerombolan pemotor.
Humas Polres Kolaka, Aipda Riswandi mengatakan bahwa Polres kolaka melalui Satreskrim sedang melakukan penyelidikan.
“Untuk sementara masih penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut,” katanya Kepada TribunnewsSultra.com, Sabtu (12/4/2024).
Ia juga menjelaskan bahwa kasus pengeroyokan itu sudah ditangani pihak propam untuk pemeriksaan saksi.
“Propam juga sementara memeriksa saksi-saksi, terkait penyerangan,” ujarnya.
Salah satu rekan korban E mengatakan bahwa pihaknya diserang salah satu oknum polisi yang sedang bertugas di Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Begini Cerita Korban Babak Belur Dipukul Oknum Polisi di Jalan Pemuda Kolaka Sulawesi Tenggara
"Itu yang menyerang bukan geng motor tapi oknum polisi," katanya kepada TribunnewsSultra.com Sabtu (20/4/2024).
Rekan korban lainnya C mengungkap kronologi penyerangan yang diduga dilakukan gerombolan oknum polisi itu.
Kronologi penyerangan terjadi saat korban sedang berada di dealer UD Maju, Jalan Pemuda, Kelurahan Lamokato, Kolaka, Provinsi Sultra.
Tetiba mereka didatangi segerombolan pemotor yang beberapa di antaranya diduga oknum polisi.
Gerombolan pemotor tersebut langsung melakukan pemukulan terhadap korban.
"Korban lagi di UD Maju tiba-tiba datang segerombolan polisi sekitar 9 orang langsung memukul," jelasnya.
"Korban 2 orang, salah satunya mata berdarah. Korban akan dioperasi bagian matanya," ujarnya menambahkan.
Usai menghajar korban hingga babak belur, gerombolan pemotor langsung meninggalkan lokasi kejadian.(*)
(TribunnewsSultra/Samsul)