Ramadan 2024

Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadan, Ada Iktikaf hingga Tilawah Quran, Tips Maksimalkan Amalan

Bulan Ramadan 1445 Hijriah kini memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Tepatnya puasa hari ke-21 Ramadan yang jatuh pada Senin (1/4/2024).

Pos Kupang
Iktikaf 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Bulan Ramadan 1445 Hijriah kini memasuki 10 hari terakhir Ramadan.

Tepatnya puasa hari ke-21 Ramadan yang jatuh pada Senin (1/4/2024).

Seperti diketahui awal Ramadan 1445 Hijriah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia pada 12 Maret 2024 lalu.

Penetapan tersebut disampaikan pada sidang isbat, Minggu (10/3/2024).

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Segala hal baik bernilai pahala akan dilipat gandakan.

Maka dari itu, manfaatkan 10 hari terakhir Ramadan ini dengan melakukan berbagai amalan.

Pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan ini adalah penghindaran diri dari siksa api neraka.

Baca juga: 5 Amalan Rasulullah SAW saat Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan, Menyambung Puasa dan Baca Doa

Sepuluh hari terakhir inilah kesempatan kita untuk menyucikan diri dan memperbanyak berdoa agar kita senantiasa dihindarkan dari api neraka.

Pada 10 hari terakhir ini, terdapat pula malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih mulia dari seribu bulan (QS. Al-Qadr).

Pada momen tersebut, terdapat kebaikan yang bisa didapatkan umat Muslim.

Meski demikian, tak semua orang beruntung mendapatkannya.

Karena malam Lailatul Qadar ini menjadi rahasia Allah Subhanahu wata'ala.

Seperti diketahui Lailatul Qadar adalah malam mulia yang dinantikan setiap umat Islam di 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Lailatul Qadar dikatakan lebih baik dari pada seribu bulan sebagaimana diterangkan Allah dalam firmannya Al-Quran surat Al-Qadar.

Baca juga: 5 Keistimewaan Zakat Fitrah Tak Hanya Dapat Pahala, Penyempurna Amalan Ramadan, Buka Pintu Rezeki

Oleh karena itu, hendaknya di 10 hari terakhir, kita benar-benar berjuang untuk mendapatkan Lailatul Qadar.

Salah satu kegiatan yang dilakukan umat Islam di 10 hari terakhir Ramadan yakni iktikaf.

Melansir Tribunnews.com, dikutip dari kemenag.go.id,iktikaf menjadi kebiasaan umat Islam untk menghidupkan 10 malam terakhir di bulan Ramadan.

Ibadah ini merupakan ajaran yang dipraktikan secara langsung oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Dari Siti Aisyah diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melakukan iktikaf pada 10 terakhir semenjak beliau menetap di Kota Madinah hingga beliau wafat.

Beriktikaf merupakan usaha untuk mendekatkan diri (muraqabah) kepada Allah Subhanahu wata'ala dengan penuh ikhlas.

Pada momentum inilah kita menyerahkan diri kepada Sang Khaliq.

Baca juga: Begini Cara Rasulullah SAW Buka Puasa dan Sahur Ramadan, 4 Amalan Sunnah Diajarkan Bisa Dilakukan

Kita berupaya untuk taat beribadah kepada Allah Subhanahu wata'ala sesuai petunjuk-Nya dan tak ingin berpaling dari-Nya.

Seolah-olah kita berdiri di depan pintu rahmat-Nya menunggu datangnya pengampunan dari Allah SWT.

Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Masih dari kemenag.go.id, 10 hari terakhir di bulan Ramadhan menjadi sangat istimewa.

Simak amalan utama yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam kepada umatnya untuk menambah giat beribadah:

1. Memperpanjang Salat Malam

Pada 10 malam terakhir, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tidak tidur, lambung beliau dan para sahabat amat jauh dari tempat tidur.

Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, salat, zikir, dan lainnya hingga waktu fajar.

Kebiasaan beribadah di 10 malam terakhir ditularkan kepada seluruh anggota keluarga Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam untuk sama-sama menikmati kesyahduan beribadah sepanjang malam.

Sebagaimana penuturan Aisyah RA:

“Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Baca juga: 3 Amalan dan Bacaan Doa Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan, Ada Itikaf Berikut Niatnya

2. Memperbanyak Sedekah

Meningkatkan sedekah menjadi satu di antara amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan dengan Ramadan.

Selain itu, sebagai penyempurna ibadah puasa dan ibadah-ibadah individu lainnya.

Tidaklah sempurna keimanan dan kualitas ibadah seseorang kecuali jika adanya keseimbangan antara ibadah ritual dan ibadah sosial.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wata'ala:

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (Qs. As-Sajdah: 16).

Bersedekah di 10 hari terakhir tidak hanya diterjemahkan dengan sedekah wajib berupa zakat fitrah dan zakal mal, tetapi juga dianjurkan memperbanyak sedekah sunah dalam rangka berbagi kebahagiaan dan memberikan bekal makanan saat Idul Fitri bagi dhuafa.

Bersedekah dapat berbentuk harta, pangan, pakaian, paket sedekah untuk yatim dan dhuafa.

Baca juga: Menanti Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1445 H, Amalan hingga Keutamaan Disertai Firman Allah SWT

3. Iktikaf

Iktikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Subhanahu wata'ala.

Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia.

Iktikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki 10 terakhir Ramadan sebagaimana penuturan Abdullah bin Umar RA:

"Rasulullah Shallallahu lalaihi wasallam beritikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR. Muttafaq ‘alaih)

Aktivitas iktikaf juga dapat dilakukan di rumah bersama keluarga.

Iktikaf diisi aktivitas ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berzikir, berdoa, membaca Alquran, salat sunah, bersalawat, bertaubat, dan beristighfar.

4. Tilawah Alquran

Meningkatkan membaca Alquran menjadi satu di antara ibadah utama di 10 hari terakhir Ramadhan.

Tilawah Alquran adalah ibadah ringan dan memiliki keutamaan yang besar.

Tradisi mengejar khataman Alquran di akhir Ramadhan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pribadi muslim.

Apapun bentuk motivasinya, tilawah Alquran harus lebih digiatkan di 10 hari terakhir Ramadan.

Kemudian, ada banyak keutamaan di sepertiga bulan terakhir itu hingga Rasulullah Shallallahu alaihia wasallam mengencangkan ibadahnya.

Tips Maksimalkan Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadan.

Dilansir laman aceh.kemenag.go.id, orang-orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah orang yang mulia.

Satu di antara ciri-ciri orang yang mendapatkan Lailatul Qadar yakni orang yang selalu beriman kepada Allah Shallallahu alaihi wasallam.

Keimanan yang sempurna apabila tidak terpengaruh apapun, tidak terbang karena pujian, dan tidak tumbang karena cacian.

Selanjutnya, yakni orang yang tak pernah merasa lebih baik dari orang lain.

Selain itu, ciri-ciri orang yang mendapatkan Lailalut Qadar adalah At-Taqwa (takwa) dan lisanan zakira (zikir yang berzikir).

Cara Memaksimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadan

Umat muslim akan berlomba-lomba untuk meraih malam Lailatul Qadar ketika memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Pada malam Lailatul Qadar, Allah Subhanahu wata'ala menjanjikan ampunan dosa-dosa lampau bagi hamba-Nya yang bertaubat.

Fase 10 hari terakhir di bulan Ramadhan menjadi sangat istimewa karena pada malam tersebut menjadi malam-malam favorit Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bahkan mengatakan bahwa iktikaf di 10 malam terakhir bagaikan beriktikaf bersama beliau.

Sehingga, ini adalah waktu yang tepat untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan.

Dikutip dari laman baznas.go.id, inilah cara memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan:

1. Mantapkan niat

Segala sesuatu yang akan dikerjakan pasti dilakukan dengan sebuah niat.

Pastikan bahwa niat itu murni dari dalam hati dan berprasangka baik kepada Allah Subhanahu wata'ala.

Bersihkanlah diri secara lahir dan batin, sehingga bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk, tumakninah, dan penuh kelapangan hati di 10 malam terakhir bulan Ramadan.

2. Punya target amalan

Untuk memaksimalkan amalan di 10 hari terakhir di bulan Ramadan, ada baiknya untuk memiliki target amalan.

Target amalan yang dimaksud seperti khatam Al-Qur'an, murojaah hafalan, hingga mentadaburi setiap ayat Al-Qur'an.

Target amalan ini akan memotivasi untuk lebih memperbanyak amalan di hari-hari terakhir bulan Ramadan.

3. Tidur siang

Memaksimalkan 10 hari terakhir di bulan Ramadan tentunya membutuhkan badan yang tetap bugar.

Agar mudah terjaga untuk iktikaf pada malam hari, tidur siang bisa menjadi solusinya.

Tidur siang bisa dilakukan setelah tadarus Al-Qur'an.

Tidur siang juga bermanfaat untuk mengisi ulang energi tubuh agar bisa memaksimalkan ibadah pada malam hari.

4. Makan

Untuk terjaga selama iktikaf, luangkan waktu istirahat dengan mengemil.

Namun, hindari makanan berat seperti karbohidrat karena bisa mempercepat rasa kantuk.

Selain itu, perlu diingat untuk tetap menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah.

5. Tetap bergerak

Waktu iktikaf untuk memaksimalkan amalan di hari terakhir Ramadan biasanya dipenuhi dengan tadarus Al-Qur'an dan salat malam.

Namun, luangkan waktu sejenak untuk melakukan peregangan.

Hal ini penting untuk memberi jeda pada mata dan tubuh agar tidak cepat lelah.

Kemudian, bergeraklah agar tidak merasa kantuk saat iktikaf.

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan

Berikut sejumlah keutamaan di 10 hari terakhir Ramadan:

1. Dalam 10 hari terakhir merupakan penutup bulan Ramadan yang penuh berkah;

2. 10 malam terakhir adalah malam-malam yang paling dicintai oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam;

3. Kerinduan akan keindahan Lailatul Qadar atau malam kemuliaan yang keutamaan beribadahnya melebihi beribadah sepanjang seribu bulan;

4. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam memberikan contoh kepada umatnya agar tidak terlena dalam kesibukan mempersiapkan kebutuhan hari raya sehingga melupakan keutamaan beribadah di 10 hari terakhir.(*)

(Tribunnews.com)(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved