Lipsus Harga Beras di Sultra
Harga Beras Melonjak, Koordinator HMPPI UHO Kendari Sarankan Beralih Konsumsi Pangan Lokal
Koordinator HMPPI UHO Kendari, Yusrandyansyah menyarankan masyarakat mulai terbiasa mengonsumsi pangan lokal selain nasi.
Penulis: Samsul | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Yusrandyansyah-HMPPI-UHO-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Mahalnya harga beras dan bahan pokok lainnya membuat resah masyarakat, seperti yang terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra)
Melonjaknya harga beras tersebut, Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia (HMPPI) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menyarankan warga mengonsumsi pangan lokal.
Seperti diketahui, masyarakat masih sangat bergantung dengan beras sebagai bahan pangan utama untuk dikonsumsi.
Keadaan ini HMPPI UHO Kendari menyarankan, untuk terbiasa mengonsumsi pangan lokal seperti, ubi, jagung hingga sagu.
Baca juga: Kondisi 3 Pasar di Kendari Tak Ada Penjual Beras Bulog, Pasokan Logistik Dipertanyakan Pedagang
Koordinator HMPPI UHO Kendari, Yusrandyansyah mengatakan pangan lokal tersebut memiliki nilai gizi yang hampir setara dengan nasi.
“Kita tidak boleh ketergantungan kepada beras. Kita punya banyak makanan lokal bisa dikonsumsi,” kata Yusrandi kepada TribunnewsSultra.com.
Ia berharap pemerintah menghadirkan solusi, atas keresahan masyarakat. Terkait mahalnya beras dan bahan pokok lainnya.
“Kami sebagai mahasiswa peduli pangan, mengharapkan pemerintah memberikan solusi,” jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Samsul)