Prakiraan Cuaca

Waspada! Potensi Cuaca Ekstrem Bakal Terjadi di Sulawesi Tenggara Selama 6 Hari, 8-13 Februari 2024

BMKG Sulawei Tenggara mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang, periode 8-13 Februari 2024 di sejumlah wilayah.

Penulis: Dewi Lestari | Editor: Amelda Devi Indriyani
kolase foto (handover)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang, periode 8-13 Februari 2024 di sebagian wilayah kota, Kabupaten dan perairan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dan tinggi gelombang, periode 8-13 Februari 2024 di sebagian wilayah kota, kabupaten dan perairan.

Kepala BMKG Sultra, Sugeng Widarko mengatakan kondisi tersebut dipicu peningkatan aktivitas dinamika atmosfer, seperti aktifnya gelombang equatorial MJO, dan Kelvin di Sultra.

Kemudian, massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sultra sampai lapisan 700 mb mencapai 70-90 persen.

Selain itu, hangatnya suhu muka laut di wilayah sekitar Sultra, terutama teluk Bone, perairan Baubau, Wakatobi, Manui Kendari dan Laut Banda, menyebabkan bertambahnya pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukkan awan hujan cukup tinggi di wilayah Sultra.

“Indeks labilitas ringan sampai sedang dan pola konvektif skala lokal di wilayah Sultra juga terjadi,” kata Sugeng Wisarko.

Sugeng Widarko menyampaikan berdasarkan pantauan angin atau streamlinennya, terpantau pergerakan angin dari Barat hingga Barat Laut memasuki Banda Timur Sulawesi, perairan Wakatobi, dan Baubau dengan kecepatan angin lebih dari 20 Knots.

Baca juga: Daftar Wilayah di Sulawesi Tenggara Masuk Peringatan Dini Cuaca Buruk, Kendari, Baubau, Konawe

Selengkapnya Kabupaten dan Kota di Sultra, berpotensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang selama 6 hari.

  1. 8 Februari 2024, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Buton Utara, Muna Barat, Kendari, Kolaka, Bombana, Kolaka Timur, Konawe, dan Konawe Utara.
  2. 9 Februari 2024, Kendari, Konawe Selatan, BUton Utara, Konawe, Baubau, Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Kolaka Timur, Kolaka, dan Muna Barat.
  3. 10 Februari 2024, Kolaka, Konawe Utara, Konawe, Kolaka Timur, Bombana, Kendari, Konawe Selatan, Muna, dan Muna Barat.
  4. 11 Februari 2024, Konawe, Kendari, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Bombana, Buton Utara, Baubau, Buton Selatan, dan Wakatobi.
  5. 12 Februari 2024, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Buton Utara, Kendari, Kolaka, Bombana, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara, Kolaka Utara, Baubau, Buton Selatan, Buton Tengah, Wakatobi, Buton, dan Muna.
  6. 13 Februari 2024, Konawe Selatan, Bombana, Konawe, Konawe Utara, Buton, Muna, Muna Barat, Kolaka dan Kolaka Timur.

Baca juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Penghujan di Sulawesi Tenggara Terjadi pada Maret Hingga Juni 2024

Sementara itu, potensi cuaca berupa angin kencang yang dapat mencapai lebih dari 20 Knots, sehingga berpotensi gelombang juga akan terjadi dibeberapa perairan di Sultra.

Tinggi gelombang tersebut mencapai 1,25-2,5 meter atau kategori gelombang sedang.

  1. 8 Februari 2024, Perairan Selatan Wakatobi bagian Barat dan Timur, serta Laut Banda Timur Sultra bagian Selatan.
  2. 11 Februari 2024, Laut Banda Timur Sultra bagian Selatan dan Timur, perairan Baubau bagian Utara, dan Banggai bagian Selatan.
  3. 13 Februari 2024, perairan Utara Wakatobi, bagian Barat dan Timur, Selatan Wakatobi bagian Barat dan Timur, Manui Kendari bagian Timur, serta laut Banda Timur Sultra bagian Utara, Barat, Selatan dan Timur. 

BMKG Sultra mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana Hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, guntur, pohon tumbang dan jalan licin. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved