Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Sulawesi Tenggara

Penjelasan Ahli Bahasa Soal Istilah Hits Kalangan Remaja Kendari, Ada Jerman Alias Jejeran Mandonga

Mari melihat daftar istilah hits yang kerap digunakan remaja Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara atau Sultra.

Tayang:
Penulis: Naufal Fajrin JN | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Penjelasan Ahli Bahasa Soal Istilah Hits Kalangan Remaja Kendari, Ada Jerman Alias Jejeran Mandonga
Istimewa
Mari melihat daftar istilah hits yang kerap digunakan remaja Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara atau Sultra. Salah seorang ahli bahasa dari Kantor Bahasa Provinsi Sultra, Sukmawati mengatakan, istilah hits tersebut kini dalam perkembangan dan berpotensi akan terus lahir. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Mari melihat daftar istilah hits yang kerap digunakan remaja Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara atau Sultra.

Tak salah apabila anak muda atau remaja dilekatkan dengan sikap kreatif dan inovatif.

Hal itu dapat dibuktikan dengan aneka kebaruan yang mereka lahirkan, termasuk dalam penggunaan bahasa sehari-hari.

Remaja biasanya kerap menggunakan istilah-istilah yang secara umum tak mampu dipahami oleh generasi lain.

Istilah itu lantas menjadi hits dan menjadi bahasa keseharian yang selalu digunakan.

Baca juga: Galang Dana Untuk Palestina, Komunitas Barbershop di Kolaka Menggelar Aksi Amal di Pantai Mandra

TribunnewsSultra.com banyak menemukan istilah-istilah tersebut, di antaranya banyak berupa singkatan, akronim, maupun kata yang dibalik.

1. JJS

Istilah yang berupa singkatan misalnya Jalan-jalan Subuh atau JJS. Di sebagian wilayah di Kota Kendari, seperti Kelurahan Labibia, JJS digunakan di momentum Bulan Ramadan.

Sekelompok remaja, biasanya melangsungkan aktivitas Jalan-jalan Subuh seusai melaksanakan ibadah Salat Subuh berjemaah di masjid.

2. Akamsi

Anak Kampung Sini atau Akamsi. Istilah itu digunakan sekelompok remaja untuk menyebut warga, khususnya anak-anak yang menetap di sebuah wilayah yang mereka kunjungi.

3. Warlok

Tak jauh berbeda dengan Akamsi, Warga Lokal atau Warlok juga adalah alternatif istilah lain yang dapat digunakan. Bedanya, Warlok dikhususkan untuk menyebut warga asli yang telah dewasa.

4. Jerman

Bukan nama salah satu negara yang berada di Benua Eropa. Bagi sebagian remaja di Kota Kendari, khususnya yang mendiami wilayah yang tak jauh dari Kecamatan Mandonga, Jerman adalah sebuah istilah yang berarti Jejeran Mandonga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved