Berita Kendari
Showroom Mobil di Kendari Sulawesi Tenggara Didemo Ormas Gegara Diduga Jual Kendaraan Bodong
Koalisi Aktivis dan Masyarakat Menggugat Sulawesi Tenggara atau Sultra melakukan unjuk rasa di Kota Kendari, Selasa (7/11/2023).
Penulis: Naufal Fajrin JN | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Showroom-Mobil-di-Kendari-Sulawesi-Tenggara-Didemo-Ormas-Gegara-Diduga-Jual-Kendaraan-Bodong.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Koalisi Aktivis dan Masyarakat Menggugat Sulawesi Tenggara atau Sultra melakukan unjuk rasa di Kota Kendari, Selasa (7/11/2023).
Mereka berunjuk rasa di salah satu showroom mobil di Kota Kendari yang terletak di Jalan Laode Hadi, Bypass Kendari, Kecamatan Kadia.
Unjuk rasa itu dilakukan lantaran mereka menduga pemilik showroom mobil tersebut menjual kendaraan bodong.
Sang pemilik showroom itu dinilai tak mengindahkan kehadiran massa aksi dengan sikap enggan menemui massa aksi.
Mereka diketahui menuntut agar pemilik showroom segera mengembalikan dana seorang warga bernama Saifuddin Kamil yang pernah membeli mobil di showroom tersebut.
Baca juga: Tak Hanya Jalan Sao-sao, Ormas di Kendari Sulawesi Tenggara Juga Blokade Simpang Wua-wua
Saifuddin Kamil mengaku mobil yang ia beli di showroom itu ternyata diakui pihak lain adalah kendaraannya.
Mobil itu pun akhirnya diambil oleh pihak lain tersebut.
Ia lalu komplain kepada pemilik showroom dan meminta pengembalian dana sebesar Rp155 juta, hanya saja tak diindahkan pemilik showroom.
Para massa aksi yang turun itu pun menyuarakan hal tersebut, terlebih saat kasus itu diperkarakan ternyata menang di Pengadilan Negeri, bahkan sampai ke Mahkamah Agung.
Sementara itu, pemilik showroom melalui kuasa hukumnya menegaskan, ia tetap mengikuti proses hukum yang ada.
Baca juga: Ormas di Kendari Kembali Unjuk Rasa Soal Insiden Pembunuhan Pelajar SMK Sebut Polisi Belum Merespon
Pasalnya, penyelesaian perkara tersebut belum sepenuhnya selesai dan masih ada tahapan-tahapan hukum lainnya.
"Proses hukum itu tetap kami hadapi," jelasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Naufal Fajrin JN)