4 Tahun Kematian Randi Yusuf di Kendari
Momen Mahasiswa Minta Gerbang Mapolda Sulawesi Tenggara Dibuka, Sebut Ingin Salat
Momen saat sejumlah massa demonstrasi meminta aparat kepolisian untuk membuka gerbang Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penulis: Naufal Fajrin JN | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/demonstrasi-Mapolda-Sulawesi-Tenggara-UHO-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah momen saat sejumlah massa demonstrasi meminta aparat kepolisian untuk membuka gerbang Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hal itu berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 15.12 Wita, Selasa (26/9/2023).
Massa aksi yang menuntut Polda Sultra agar mengusut tuntas kasus terbunuhnya 2 aktivis dari kampus UHO Kendari pada 2019 lalu.
Baca juga: BREAKING NEWS Organisasi Cipayung Plus Kendari Kenang 4 Tahun Randi-Yusuf Tewas di Mapolda Sultra
Nampak mahasiswa memanjat gerbang. Mereka menyerukan aksi ditunda sementara untuk melaksanakan ibadah salat.
Sang orator pun meminta agar aparat kepolisian untuk membukakan gerbang yang sedari tadi tertutup rapat.
Baca juga: Cipayung Plus Kendari Desak Pj Gubernur Sultra Bangun Patung Monumen Mahasiswa Tewas Randi-Yusuf
Hal itu menyusul masuknya waktu ibadah Salat Umat Muslim.
Akhirnya, tak berselang lama gerbang pun dibuka.
Para masa aksi berbondong-bondong menuju masjid yang terdapat di areal Mapolda Sultra.
Bersamaan dengan itu, aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah mahasiswa itu dihentikan untuk sementara. (*)
(TribunnewsSultra.com/Naufal Fajrin JN)