Berita Kolaka Timur

Saat Pulang Mengaji, Pelajar 14 Tahun Kendarai Motor di Koltim Sultra Tewas Tabrak Mobil Grandong

Berikut ini insiden kecelakaan tunggal seorang pelajar di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kolase TribunnewsSultra.com
Berikut ini insiden kecelakaan tunggal seorang pelajar di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tersebut terjadi di Dusun 1 Anggalauta, Desa Wonuambutel, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Sultra, Selasa 15 Agustus 2023 pukul 21.00 wita.  

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KOLAKA TIMUR- Berikut ini insiden kecelakaan tunggal seorang pelajar di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun 1 Anggalauta, Desa Wonuambutel, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Sultra, Selasa 15 Agustus 2023 pukul 21.00 wita. 

Paur Subbag Dalops Bag Ops Polres Kolaka Timur, Ipda Miftahul fauzi membeberkan kronologi kecelakaan maut tersebut. 

Diketahui, saat itu, korban berinisial R (14) hendak pulang mengaji dengan menggunakan motor Jupiter Z. 

Korban lantas singgah ke rumah Riswan sang sanak keluarga korban. 

Sesampainya di rumah Riswan, korban tiba-tiba menabrak mobil rakitan yang menggunakan traktor atau biasa disebut mobil grandong. 

Mobil grandong yang sementara terparkir di tepi jalan poros Desa Wanuambote, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Koltim.

Baca juga: Kecelakaan Maut Motor Jupiter Vs Scoopy di Kecamatan Lalolae Kolaka Timur 1 Orang Tewas, 2 Luka-luka

"Pelajar 14 tahun tersebut meninggal dunia ditempat dengan bersimbahan darah di tepi jalan poros," ucap IPDA Miftahul kepada TribunnewsSultra.com, (16/8/2023).

Kata saksi, Akram menjelaskan ke polisi saksi sedang makan malam di rumah miliknya. 

Tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah jalan poros. 

Sehingga saksi keluar dari rumah kemudian mengecek suara benturan keras tersebut.

Saat di cek terlihat korban pelajar 14 tahun yang sudah bersimbah darah yang tergeletak di pinggir jalan. 

Atas peristiwa kecelakaan tersebut pihak keluarga atau orang tua korban berbaikan, tidak merasa keberatan dan mengganggap bahwa peristiwa tersebut musibah. (*)

(Tribunnewssultra.com/Adrian Adnan Sholeh) 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved