Sosok Budiman Sudjatmiko Kandidat Menteri Desa Versi Fahri Hamzah, Usul 9 Tahun Jabatan Kepala Desa

Nama Budiman Sudjatmiko menjadi pembicaraan seputan usulan penambahan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
Nama Budiman Sudjatmiko menjadi pembicaraan seputan usulan penambahan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nama Budiman Sudjatmiko menjadi pembicaraan seputan usulan penambahan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun.

Bagaimana tidak, Budiman merupakan sosok yang menyampaikan usulan penambahan jabatan 9 tahun tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi lebih memilih membicarakan masalah ini dengan politikus PDI Perjuangan tersebut, dibandingan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.

Budiman Sudjatmiko bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakata pada Selasa (17/1/2023).

Setelah pembicaraan empat mata itu, Budiman mengklaim bahwa Presiden Jokowi setuju dengan revisi masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun.

"Beliau (Presien Jokowi) setuju dengan tuntutan itu. Tinggal nanti dibicarakan di DPR," katanya, sebaimana dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Jabatan Kepala Desa 9 Tahun 1 Periode, Tak Bisa Calon 3 Kali Lagi, Presiden Jokowi Setuju

Budiman merupakan orang di lingkaran Jokowi yang fokus membicarakan pemberdayaan masyarakat desa.

Semasa pembahasan RUU Desa, dia menjabat sebagai Wakil Ketua Panitia Khusus RUU Desa.

Melansir Tribunnews.com, Budiman Sudjatmiko mengatakan RUU Desa sebelumnya tidak masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas).

Fokus pada masalah desa ternyata menempatkan Budiman Sudjatmiko sebagai kandidat Mendes PDTT versi Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah.

Eks Anggota DPR RI itu menegaskan bahwa Budiman Sudjatmiko merupakan orang yang cocok bila ditunjuk sebagai  Mendes PDTT. Karena sumbangsihnya untuk pembangunan desa.

"Kalo harus menunjuk orang, saya setuju Budiman Sudjatmiko menjadi menteri desa," ujar Fahri dikutip dari Twitter pribadinya, Selasa (24/1/2023).

"Dia orang berfikir yang belajar filsafat tentang pemberdayaan dan penguatan rakyat desa," sambungnya.

Namun, mantan Politisi PKS ini tak sepakat dengan Budiman soal usulan jabatan kepala desa ditambah menjadi 9 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved