Dosen Lecehkan Mahasiswi Kendari
Mahasiswa Korban Dugaan Pelecehan Dosen UHO Kendari Menangis saat Persidangan, Alami Trauma
Korban dugaan pelecehan dilakukan Prof B menangis usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kendari, diperiksa sebagai saksi sekira pukul 09.41 WITA.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Prof-B-Pamit-Antar-Istri-Setelah-Lecehkan-Mahasiswi-UHO-Kendari-Diungkap-JPU-di-Persidangan.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI - Korban dugaan pelecehan yang dilakukan Prof B menangis usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kendari, Jl Mayjen Sutoyo, Jumat (13/1/2023)
Korban diketahui diperiksa sebagai saksi sekira pukul 09.41 WITA dan keluar dari persidangan pukul 11.51 WITA.
Dalam pemeriksaan yang digelar secara tertutup itu, diketahui saksi korban terlebih dahulu diperiksa, sekitar kurang lebih dua jam.
Setelah itu kemudian majelis kembali memanggil 6 saksi lainnya untuk diperiksa secara bersama.
Saat keluar dari ruang sidang diketahui, korban dibopong oleh beberapa orang dan teman temannya.
Baca juga: Satu Korban Lain Hadir saat Sidang Pelecehan di PN Kendari, Sebut Dipeluk Prof B dari Belakang
Dia nampak tersedu sedu ketika meninggalkan ruang sidang.
Paman Korban mengatakan R menangis karena diingatkan kembali soal kasus dugaan pelecahan Prof B.
"Makanya dia keluar menangis, karena didalam tadi dia dimenjelaskan dan mengingat ngingat kembali kejadian tersebut," tuturnya, Jumat (13/1/2023)
Kata paman korban sempat tidak mau lagi mengikuti sidang selanjutnya karena masi trauma
"Sempat bilang tadi tidak maumi ikut sidang lagi, tapi saya bilang jangan begitu nanti bisa bebas pelakunya," tuturnya.
Saat ini kata Ia pihaknya sedang menguatkan kembali psikis korban untuk tetap tegar mengikuti persidangan yang akan kembali dilanjutkan pada senin depan,
" Karna keterbatasan waktu mungkin yah, sidangnya ditunda dulu akan dilaksanakan kembali pada hari senin pukul 9," tuturnya.
Sidang dilaksanakan tertutup
Diketahui pengadilan Negeri Kendari kembali menggelar sidang dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Prof B kepada mahasiswanya.
Sidang dugaan pelecahan yang dilakukan oleh Profesor B dilaksanakan sidang tertutup.