Berita Sulawesi Tenggara

Sosok Yuni Permatasari, Wisudawan Terbaik Unsultra Bagikan Tips Agar Tak Pantang Menyerah

Inilah sosok Yuni Permatasari jadi wisudawati terbaik Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra periode kedua tahun 2022.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Sosok Yuni Permatasari, Wisudawan Terbaik Unsultra Bagikan Tips Agar Tak Pantang Menyerah Revisi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah sosok Yuni Permatasari jadi wisudawati terbaik Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra periode kedua tahun 2022.

Yuni sapaan gadis asal Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini merupakan anak ketiga dari pasangan Drs Tahir dan Sunarti.

Ia mampu meraih penghargaan wisudawati terbaik mengungguli ratusan peserta wisudawan lainnya dengan capaian IPK 3.95.

Yuni Permatasari merupakan lulusan program studi Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendiidikan atau FKIP Unsultra dengan lama studi 3 tahun 11 bulan.

Yuni bercerita jika ia lahir dari keluarga berkekurangan dalam segi ekonomi dan hidup sederahana, sehingga bertekad untuk mengubah nasib tersebut.

Baca juga: Mengenal Sosok Luh Made Trisnadewi Jadi Wisudawan Terbaik Politeknik Indotec Kendari

"Saya berasal dar keluarga yang kemampuan ekonominya kurang dan hidup dalam kesederhanaan. Ini yang memotivasi saya untuk menjadi yang terbaik," katanya pada Kamis (5/1/2023).

Niat hati untuk menimba ilmu sembari mencari pengalaman, akhirnya Yuni meraih mimpi sebagai wisudawati dengan predikat cumlaude.

"Berawal dari coba-coba dan alhamdulillah coba-coba ini membuahkan hasil karena konsisten moto hidup saya bersinar seperti bintang," ungkapnya.

"Bintang itu ibaratnya orang sukses, dan kita wajib serta harus sejajar dengan orang sukses," sambungnya.

Kata dia, mimpi yang terwujud sebagai wisudawan terbaik tak terlepas dari kerja keras dan doa orang tua serta lingkungan yang positif.

Baca juga: Sosok Siti Khatimah, Perempuan Asal Buton Utara Jadi Wisudawan Terbaik UHO Kendari, Raih IPK 3,96

"Otomatis rasanya bangga karena untuk meraih penghargaan sampai pada titik ini luar biasa dan tidak terlepas dari jasa kedua orang tua," katanya.

"Saya di sini tidak berdiri sendiri. Saya didampingi dosen Unsultra khususnya Rektor, saya ucapkan terima kasih," ujarnya.

'Saya berada dalam lingkungan yang positif mempunyai sahabat bernama Agnes yang hari ini juga diwisuda," terangnya.

Dia pun membagi tips kepada mahasiswa yang kini tengah berjuang untuk menyelesaikan studi agar tak pantang menyerah terhadap coretan dosen saat konsultasi.

"Jangan suka menunda revisi. Mau salah atau dicoret saat konsultasi jangan cepat putus asa. Tetap bangkit dan semangat untuk menyelesaikan revisinya," paparnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved