Berita Baubau
Dua Pemuda di Baubau Diringkus Polisi, Diduga Rusak Warung Bakso dan Kios Pertamini di Betoambari
Tim Opsnal Polsek Murhum bersama Buser 78 Satreskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus dua pemuda pelaku pengrusakan.
Penulis: La Ode Muh Abiddin | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Buser-78-Satreskrim-Polres-Baubau-Sulawesi-Tenggara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Tim Opsnal Polsek Murhum bersama Buser 78 Satreskrim Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus dua pemuda pelaku pengrusakan, Senin (21/11/2022).
Keduanya diamankan diduga kuat melakukan pengrusakan Warung Bakso, Gerobak Ayam Geprek dan Kios Pertamini milik warga di Kecamatan Betoambari.
Terduga pelaku tersebut masing-masing berinisial, RD (22) yang merupakan warga Kecamatan Batupoaro dan LZR (21) warga Kecamatan Murhum, Kota Baubau.
Kapolsek Murhum IPDA Arifuddin mengatakan, saat itu pihaknya mendapatkan aduan dari Hardian, warga Kelurahan Katobengke akibat gerobak dan kios pertamininya dirusak orang tak dikenal.
Baca juga: Stok BBM Solar Dijamin Aman Jelang Pelaksanaan Porprov Sulawesi Tenggara 2022 di Baubau dan Buton
Mendapatkan aduan tersebut, polisi mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP dan mengumpulkan barang bukti, rekaman CCTV serta memintai keterangan saksi-saksi.
"Minggu (20/11/2022) sekitar pukul 02.30 Wita, tepatnya di jalan Betoambari telah terjadi aksi spontanitas pengrusakan yang dilakukan oleh kelompok pemuda tidak dikenal," ucapnya.
Dari keterangan saksi, kata dia, terlihat beberapa orang yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah SMAN 4 Baubau.
Saksi melihat, lanjut Arifuddin, sebanyak 30 kendaraan bermotor secara bersamaan melaju kencang dan berhenti di sekitar simpang 4 Kantor Camat Betoambari.
"Setibanya di TKP, pelaku langsung berteriak-teriak lalu terdengar suara keras benturan pada rumah, dan beberapa kios," terangnya.
Baca juga: 568 Personel Kepolisian Disiagakan saat Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sultra di Baubau
"Sekitar 15 menit kemudian pelaku yang berjumlah sekitar 30 orang tersebut langsung meninggalkan lokasi Kejadian," tambahnya.
Akibat dari itu, warung bakso, alat tabung penjualan minyak BBM pertamini dan kaca gerobak ayam geprek milik beberapa warga itu mengalami kerusakan.
Warga juga saat itu diminta, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut.
Mempercayakan prosesnya kepada Polres Baubau, agar semuanya dapat menjaga situasi kamtibmas di Kota Baubau ini dengan kondusif
IPDA Arifuddin mengatakan, Kapolres Baubau yang saat itu ada di TKP menyampaikan akibat kerusakan itu pihak Polres Baubau sudah memperbaikinya.
Baca juga: Sopir Truk di Baubau Sultra Minta Kuota BBM Solar Ditambah, Urai Antrean Panjang Kendaraan di SPBU
Seperti semula agar mereka yang mengalami kerusakan bisa kembali berjualan seperti biasa.