MotoGP
Berita MotoGP Sepang Malaysia 2022: Luca Marini Kode Team Order, Quartararo Runner-up Bagnaia?
Simak berita MotoGP Sepang 2022 (MotoGP Malaysia 2022), tentang Luca Marini isyaratkan team order agar Fabio Quartararao Runner-up Francesco Bagnaia.
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Ragam berita menghiasi perjalanan menuju MotoGP Sepang 2022 alias MotoGP Malaysia 2022.
Dari semua berita itu, Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) seolah-olah mengisyaratkan adanya team order Ducati.
Sehingga pada akhirnya, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) hanya akan menjadi runner-up Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team).
Bagaimanapun Ducati memiliki kemampuan untuk menerapkan taktik team order agar membantu Francesco Bagnaia mengunci gelar juara dunia MotoGP 2022.
Pembalap Italia itu bisa melakukan hal tersebut lewat hasil balapan MotoGP Malaysia 2022 yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu (23/10/2022).
Baca juga: KABAR MotoGP Sepang Malaysia 2022, Alasan Fabio Quartararo PD Jagal Francesco Bagnaia
Baca juga: Jadwal MotoGP Sepang Malaysia 2022: Fabio Quartararo Mau Tampil Mati-matian, Tapi Bagnaia Tak Diam
Dari hitung-hitungan di atas kertas, Bagnaia hanya perlu finis di depan Fabio Quartararo dengan selisih 11 poin agar menjadi juara dunia MotoGP 2022.
Misalnya, Bagnaia meraih juara di MotoGP Malaysia 2022 sehingga meraup 25 poin.
Sementara itu, Quartararo berda di peringkat keempat sehingga hanya mengoleksi 13 poin.
Artinya, perbedaan tambahan keduanya adalah 12 poin.
Seandainya hal di atas terwujud, Bagnaia akan memiliki poin 258.
Sementara itu, Quartararo mengoleksi 232 poin.
Kedua pembalap berselisih 26 poin di akhir MotoGP Malaysia 2022.
Dengan demikian, apa pun hasil di MotoGP Valencia 2022 pada seri berikutnya, Quartararo tak dapat menyalip Bagnaia di klasemen pembalap, karena batas maksimal poin dalam satu kali balapan adalah 25 poin.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bagnaia bisa saja menggunakan kekuatan pasukan Ducati.
Penggunaan pasukan Ducati ini sudah terlihat jelas dalam beberapa balapan terakhir, dan tersirat dalam pernyataan Luca Marini, bahwa Marco Bezzecchi telah menunjukannya saat MotoGP Australia pekan lalu.