Legislator Buton Selingkuh
PKS Buton Bicara Sanksi Untuk LS, Anggota DPRD Dalam Video Viral Selingkuhi Istri Orang
Ketua DPD PKS Buton Muhammad Alam angkat bicara terkati sanksi untuk LS, anggota DPRD Kabupaten Buton dalam video viral selingkuh dengan istri orang.
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BUTON - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Buton, telah mengetahui kabar skandal yang menyeret nama kadernya, berinisial LS.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton tersebut tertangkap basah berduaan dengan istri orang di dalam mobil, sebagaimana terekam dalam video viral yang tengah hangat dibicarakan.
Bagaimanapun isu anggota DPRD Buton tersebut telah selingkuh dengan istri orang merupakan dugaan yang serius, sehingga PKS wajib mengambil langkah.
Ketua DPD PKS Kabupaten Buton, Muhammad Alam mengatakan bahwa saat ini pihaknya akan memangil LS untuk meminta klarifikasi secara langsung.
"Saat ini kami masih berdiskusi dengan teman-teman di DPD (PKS Buton) untuk memanggil yang bersangkutan. Akan dipanggil di sekretariat DPD PKS Buton," ujarnya saat dihubungi TribunnewsSultra.com melalui panggilan telepon, Rabu (12/10/2022) malam Wita.
Baca juga: Soal Video Viral Anggota DPRD Buton Selingkuhi Istri Orang, Begini Tanggapan Ketua DPD PKS Buton
Muhammad Alam juga menegaskan adanya sanksi yang telah diatur dalam mekanisme hukum apabila seseorang terbukti bersalah.
Dalam hal ini, ia menegaskan, DPD PKS Buton akan memberikan sanksi sesuai mekanisme apabila benar LS bersalah.
"Saat ini masih dalam proses tabayun, sehingga tindakan akan betul-betul diambil apabila telah terkonfirmasi," tuturnya.
"Artinya kami pun punya mekanismelah di partai kalau memang ada yang misal sifatnya pelanggaran hukum. Kalau memang ada bukti dia melanggar hukum tetap, jugakan secara hukum bisa diproses," sambungnya menambahkan.
Ketua DPD PKS Kabupaten Buton itu juga menjelaskan soal sanksi yang akan diberikan oleh Mahkama Kehormatan Dewan (MKD) di DPRD.
Ia menegaskan bahwa PKS juga memiliki mekanisme hukum yang bisa memberikan sanksi etik kepada kaderanya.
"Kemudian di dewan (DPDR Buotn) juga adakan namanya Mahkama Kehormatan Dewanlah," terangnya.
"Kami juga dipartai punya mekanisme, namanya dewan etik daerah," sambungnya.
"Kalau memang ada pelanggaran hukum, pelanggaran etik, ada bukti, pasti proses," tegasnya.
Bakal Calon Bupati Buton
Saat ini DPD PKS masih meminta klarifikasi dari LS terkait fakta-fakta dalam video viral dugaan selingkuh dengan istri orang.
Untuk tidakan selanjutanya, akan diputuskan setelah mengonfirmasi LS secara langsung.
" Jadikan kami mau konfimasi dulu yang bersangkutan toh. Sudah sampai informasinya hanya masih mau dikonfirmasi dulu," ujar Muhamad Alam.
"Untuk saat ini baru mau kita hubungi beliau toh," sambungnya menegaskan.

Muhamad Alam menambahkan, saat ini informasi yang dikumpulkan oleh DPD PKS Kabupaten Buton masih sangat dangkal.
"Kronologi dan fakta yang saya dengar saat ini, masih sama dengan yang diketahui publik dari media sosial," tuturnya.
Ia juga menjawab pertanyaan kami soal LS yang digadang-gadang sebagai bakal calon Bupati Buton dari PKS.
Dalam penuturannya dijelaskan bahwa PKS memberikan dukungan karena LS merupakan salah satu kader yang potensial.
"Iya (sempat digadang-gadang menjadi bakal calon bupati Buton dari PKS). Namanya jugakan salah satu kader partai politik. Memang ini salah satu kader potensial," terangnya.
Baca juga: Sosok Anggota DPRD Buton Viral Diduga Selingkuhi Istri Orang? Namanya Digadang Bakal Calon Bupati
Kemungkinan Dukugan Ditarik
Belakangan ini memang nama LS muncul dalam bursa bakal calon Bupati Kabupaten Buton.
Ia dieluh-eluhkan sebagai kandidat terkuat dari partai PKS.
Bahkan informasi teraktual mengabarkan bahwa patai politik tempat LS bernaung tersebut telah menyatakan dukungan.
Namun dukugan PKS tersebut kemungkinan akan ditarik setelah beredarnya skandal LS yang diduga selingkuh dengan istri orang.
Bagaimanapun saat ini video viral yang menunjukan detik-detik LS diduga berselingkuh dengan istri orang inisial U, telah menghebohkan media sosial.
Video viral tersebut awalnya akun oleh akun Instagram @infobutonraya pada Rabu (12/10/2022) siang Wita.

Dalam video terdengar suara seorang pria yang memergoki anggota DPRD dan wanita di sebuah mobil.
Pria tersebut berinisial A merupakan suami dari U yang berada dalam mobil bersama dengan LS.
A kemudian memaksa wanita dalam mobil tersebut untuk segera keluar.
"Anggota dewan ini dia selingkuh," tutur A yang saat itu merekam istri dan anggota dewan di dalam mobil putih.
Saat pintu mobil dibuka pada bagian depan kursi penumpang, terlihat seorang wanita mengenakan baju berwarna merah jambu duduk di samping anggota dewan LS.
"Ternyata betul to, ko berselingkuh dengan anggota dewan," tutur A pada istrinya U.
"Ko turun ko turun," tuturnya lagi.
Si wanita tersebut seakan tak menerima pernyataan dari suaminya tersebut.
"Bukan begitu," kata si wanita.
Baca juga: Video Viral Anggota DPRD Dipergoki Selingkuh Bareng Istri Orang di Buton, Dipaksa Turun dari Mobil
Bersama Istri Orang 3 Hari?
Namun seakan menolak pernyataan tersebut, A akhirnya mengungkapkan bahwa keduanya sudah terbukti karena telah berada dalam satu mobil yang sama.
"Sudah terbukti ko orang berdua," jelasnya.
A juga menuding anggota dewan LS tersebut telah membawa lari istri orang selama tiga hari di Wanci, Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi.
"Bawa lari istrinya orang tiga hari di Wanci," jelasnya.
Terdengar pula sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian meminta anggota dewan tersebut untuk keluar dari dalam mobil.
Pada keterangan unggahan disebutkan, peristiwa itu terjadi di area pelabuhan kapal Ferry Kamaru, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/10/22) siang hari sekira Pukul 12.00 Wita.
Kejadian inipun turut menjadi perhatian warga sekitar.
Disebutkan pada keterangan unggahan akun Instagram @infobutonraya, suami dari wanita tersebut melaporkan peristiwa ini ke pihak Polsek Lasalimu.
Unggahan video ini pun ramai dikomentari warganet di media sosial. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)