Berita Konawe Selatan

Penambang Pasir Hilang Terseret Arus di Sungai Konaweha Konawe Selatan Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang penambang pasir bernama Syaiful (29) yang hilang terseret arus di Sungai Konaweha ditemukan meninggal dunia.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Seorang penambang pasir bernama Syaiful (29) yang hilang terseret arus di Sungai Konaweha ditemukan meninggal dunia. Syaiful ditemukan Tim SAR Gabungan dua kilometer dari tempat pertama kali diketahui hilang di Sungai Konaweha, Desa Wonuakoa, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (11/10/2022) sekira pukul 16.19 Wita. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang penambang pasir bernama Syaiful (29) yang hilang terseret arus di Sungai Konaweha ditemukan meninggal dunia.

Syaiful ditemukan Tim SAR Gabungan dua kilometer dari tempat pertama kali diketahui hilang di Sungai Konaweha, Desa Wonuakoa, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (11/10/2022) sekira pukul 16.19 Wita.

Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari, Wahyudi mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju rumah duka," kata Wahyudi via WhatsApp Messenger usai korban ditemukan.

Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Tetenggabo, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konsel.

Baca juga: Terungkap Pembunuhan Tukang Becak di Kendari Sultra, Awalnya Pesta Miras, Pelaku Wanita Kesal Dihina

Wahyudi menjelaskan, usai korban ditemukan, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan ditutup.

"Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," tandasnya.

Terseret Arus

Sebelumnya, seorang penambang pasir bernama Syaiful (29) hilang usai terseret arus di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Insiden ini terjadi di Desa Wonuakoa, Kabupaten Konsel, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (10/10/2022) sekira 08.00 Wita.

Baca juga: Tahun 2022, Nyaris Tiap Bulan Ada Penemuan Mayat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara

Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari, Wahyudi membenarkan informasi tersebut.

"Benar, informasi itu dari Kepala Desa Wonuakoa, melaporkan satu orang terseret arus," kata Wahyudi via WhatsApp Messenger, pada Senin (10/10/2022).

Ia menjelaskan, Syaiful terseret arus saat hendak menambang pasir di Sungai Konaweha satu kilometer dari kediamannya.

"Korban berenang menyeberangi sungai, saat berada di tengah, korban terseret arus dan disaksikan penambang lain," bebernya.

Sehingga, saat itu penambang pasir yang ikut menyaksikan berusaha menolong korban, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil.

Baca juga: Seorang Nelayan Tewas Diterkam Buaya di Kabupaten Muna saat Hendak Bawa Perahu ke Pinggir Laut

Berdasarkan laporan itu, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi untuk memberikan bantuan pencarian dan pertolongan.

KPP Kendari pun mengerahkan satu rescue car, ambulans, rubber boat, peralatan selam, dan peralatan perlindungan keselamatan pendukung yang lain. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved