Liga 1

Kerusuhan dan Kekalahan Arema FC, Javier Roca Siap Dipecat hingga Manajemen Legowo Disanksi Berat

tragedi di Stadion Kanjuruhan dan kekalahan Arema FC atas Persebaya, pelatih Javier Roca siap dipecat, Sabtu (1/10/2022) harus berakhir tragis.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
Surya Malang
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2022 buntut tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim). Tragedi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) malam tersebut menyebabkan 127 korban tewas dan 180 orang menjalani perawatan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Buntut tragedi di Stadion Kanjuruhan dan kekalahan Arema FC atas Persebaya, pelatih Javier Roca siap dipecat.

Duel Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) harus berakhir tragis.

Arema FC tak hanya kalah skor 2-3, namun harus mengalami tragedi kerusuhan dengan menelan korban jiwa hinggar ratusan orang.

Sosok pelati Singo Edan julukan Arema FC pun angkat suara, ia mengaku siap dipecat oleh manajemen.

Baca juga: AFC U17 Asian Cup 2023 Tidak Ditunda, Tapi Tanpa Penonton, Demi Hargai Korban di Stadion Kanjuruhan

Javier Roca pelatih baru Arema FC menggantikan Eduardo Almeida di Liga 1 2022-2023
Javier Roca pelatih baru Arema FC menggantikan Eduardo Almeida di Liga 1 2022-2023 (Handover)

"Hasil ini menyakitkan dan membuat kecewa. Saya siap bertanggung jawab dan siap dipecat,” kata dilasir dari SURYAMALANG.COM, Minggu (2/10/2022).

Tak lupa ia meminta maaf atas tragedi dan kekalahan Arema FC saat melawan Persebaya Surabaya, sabtu pekan lalu.

"Saya minta maaf kepada Aremania dan warga Malang. Kalau mau mempertanyakan kualitas permainan, itu tanggung jawab saya,” jelasnya.

Arema FC Siap Menerima Sanksi Berat

Sosok Manajer Arema FC, Ali Rifki
Sosok Manajer Arema FC, Ali Rifki (Handover)

Pihak manajemen Arema FC sudah legowo terkait sanksi yang akan diberikan PSSI

Hal ini diungkapkan Presiden Gilang Widya Pramana dan Manajer Ali Rifki datang ke Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022).

Manajemen datang untuk meninjau situasi terkini Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang merenggut nyawa ratusan Aremania, Sabtu (1/10/2022).

Tragedi ini terjasi selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di pekan ke-11 BRI Liga 1.

Baca juga: Kronologi Kerusuhan Liga 1 Arema FC Vs Persebaya, 127 Tewas hingga Gas Air Mata Petugas Tuai Protes

Ali Rifki mengatakan saat kejadian pihaknya melihat banyak Aremania yang sudah tak sadarkan diri.

Bahkan ia mengaku sempat ikut mengangkat jenazah Aremania.

"Banyak yang meninggal. Saya ikut ngangkat jenazah. Ini pukulan besar bagi kita semua," kata Ali Rifki, Minggu (2/10/2022) dilansir dari Suryamalang.com

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved