Berita Kendari
Listrik di Kota Kendari Akhirnya Menyala, PT PLN Minta Maaf
Setelah padam hampir dua jam lamanya akhirnya listrik menyala di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (23/09/2022) malam.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Setelah-padam-hampir-dua-jam-lamanya-akhirnya-listrik-menyala-di-Kota-Kendari.jpg)
Salah satunya di sepanjang Jalan Edi Sabara, Kecamatan Lahundape, Kendari Barat, lampu belum juga menyala.
Sebagian warga memilih untuk menggunakan genset demi membangkitkan alisan listrik selama lampu dipadamkan, termasuk warung hingga usaha barbershop.
Berbeda dengan Jalan Bunga Seroja yang ada di dekat Jalan Edi Sabara.
Di jalan tersebut nyaris gelap hanya lampu kendaraan motor atau mobil yang masih aktif berlalu-lalang.
Warga setempat terpantau masih beraktivitas bahkan sebagian memilih untuk menutup tokonya.
Baca juga: Warga Keluhkan Pemadaman Listrik di Kendari, Jaringan Seluler Ikut Terganggu
Penyebab Pemadaman Listrik
Dilaporkan listrik padam massal di Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kolaka, Konawe Selatan atau Konsel, dan sejumlah daerah lainnya.
Apa penyebab pemadaman listrik atau blackout kelistrikan di Provinsi Sultra sejak pukul 21.00 wita malam ini.
Simak selengkapnya penjelasan Manager PT PLN UP3 Kendari, Albert Safaria, dikonfirmasi TribunnewsSultra.com.
"Saat ini listrik padam meluas di Kendari dan sekitarnya," kata Albert melalui telepon seluler.
Baca juga: Ini Jawaban PLN Penyebab Listrik Padam di Kota Kendari, Di Konawe Sudah Menyala
Saat ini, katanya, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) fokus pada pemulihan.
"Jadi kami fokus pemulihan dulu yah karena ini lagi padat koordinasi dengan teman-teman," jelasnya.
Untuk penyebab pasti pemadaman listrik massal disejumlah kabupaten se-Sultra tersebut, Albert belum memastikannya.
"Penyebab gangguan ini belum bisa kita pastikan secara rinci karena masih perlu analisa lebih lanjut," ujarnya.
"Yang bisa kita pastikan gangguan sistem yang meluas yah," kata Albert menambahkan.