Liga 1
TERNYATA PSIS Semarang Bidik Pelatih Lokal Lisensi A Pro, Yoyok Sukawi Terkendala Hal Ini
PSIS Semarang sudah mengerucutkan dua nama pelatih. Selaku CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyebut ada dua nama ada sosok Bojan Hodak.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - PSIS Semarang sudah mengerucutkan dua nama pelatih.
Selaku CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyebut ada dua nama yang telah menjadi pilihan manajamen.
Namun pihak manajemen tidak tergesa-gesa menentukan siapa sosok pelatih PSIS Semarang.
Seperti diketahui bahwa deadline pengumuman pelatih baru PSIS Semarang hingga 26 September 2022.
Sebelumnya PSIS Semarang masih dilatih carataker Ahmad Resal Octavian, yang memimpin Taisei Marukawa di 4 laga.
Baca juga: Bojan Hodak Digadang-gadang Pelatih Baru PSIS Semarang, Kepergok Lakukan Ini: Here We Go
Baik itu saat melawan Dewa United, Persis Solo, Persikabo, dan Persita Tangerang.
Ahmad Resal Octavian hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan, seklai imbang dan dua kekalahan.
Membuat PSIS Semarang tertahan di posisi 11 klasemen Liga 1 dengan mengoleksi 11 poin.
Saat ini PSIS Semarang belum juga menentukan sosok pelatih baru jelang bergulirnya pekan ke-11 BRI Liga 1.
Namun belakangan CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi telah mengerucutkan dua nama yang akan menukangi Laskar Mahesa Jenar.
Yoyok enggan terbuka lebih lebar terkait siapa pemain incaran yang masuk daftar calon pelatih.
Bahwa ada sosok pelatih lokal dan pelatih asing. Bahkan sudah melakukan pendekatan, hanya saja menajemen cukup berhati-hati.
"satu lokal pernah melatih di sini karena lisensinya A Pro, pelatih asing kita lagi cari karena kita itu sudah punya pemain lengkap. Kita ini lagi komunikasi dengan dua asal pelatih," katanya.
Baca juga: Jadwal Liga 1: Persib Diiming-imigi Bonus Jika Tumbangkan Persija, Umuh Muchtar: Kami Optimistis
Yoyok juga menyebut ada kesulitan terkait menentukan sosok pelatih PSIS Semarang, karena skuadnya akan ada perombakan di putaran kedua.
"Nanti perubahan saat di putaran kedua, jadi cukup menyulitkan kita ini (menentukan kandidat)," ujarnya.