Breaking News:

Berita Konawe

Distribusi BBM Nelayan di Soropia Konawe Diduga Menyimpang, APMS PT Pertamina Diadukan ke Ombudsman

Agen Premium dan Minyak Solar atau APMS PT Pertamina (Persero) Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) diadukan ke Ombudsman.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Ulfiah saat berdiskusi dengan nelayan di Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Agen Premium dan Minyak Solar atau APMS PT Pertamina (Persero) Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) diadukan ke Ombudsman.

Di mana, pengaduan ini didasarkan atas dugaan adanya mal administrasi berupa penyimpangan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nelayan di Kecamatan Soropia.

Salah seorang perwakilan masyarakat, Ulfiah mengatakan, kronologi dugaan penyimpangan tersebut bermula pada Mei 2022.

Kata dia, nelayan yang ingin membeli BBM di APMS PT Pertamina di Kecamatan Soropia dimintai surat keterangan atau rekomendasi dari Polsek Soropia sebagai syarat.

"Salah satu nelayan mengurus surat keterangan atau rekomendasi tersebut ke kepala desa dan membeli BBM untuk kebutuhan kapalnya melaut," kata Ulfiah kepada TribunnewsSultra.com, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Pastikan Ketersediaan BBM, Kapolsek Murhum Cek dan Pantau Keamanan SPBU Pertamina di Baubau Sultra

Kemudian, pada Juli 2022, nelayan setempat ingin kembali membeli BBM ke APMS dengan membawa rekomendasi yang sama.

Namun, petugas APMS tidak menerima pembelian menggunakan rekomendasi tersebut dengan menekankan penggunaan rekomendasi dari Polsek Soropia.

Beberapa hari kemudian, nelayan yang ingin membeli lagi BBM di APMS justru diberikan syarat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Konawe agar bisa membeli BBM.

"Jadi nelayan menyampaikan keberatannya mengapa persyaratan membeli BBM berubah lagi," ujar Ulfiah.

"Namun, petugas APMS PT Pertamina Kecamatan Soropia menyampaikan itulah aturannya dan tidak memperbolehkan membeli BBM menggunakan surat rekomendasi sebelumnya," tambah Ulfiah.

Baca juga: Sempat Jual Bensin Termurah Rp 8.900, SPBU Vivo Kini Sepi setelah Sesuaikan Harga dengan Pertamina

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved