Berita Kendari

Tanggapan PLN UP3 Kendari Sulawesi Tenggara Soal Wacana Pemerintah Menghapus Daya Listrik 450 VA

Ini tanggapan PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Kendari, Sulawesi Tenggara soal wacana penghapusan daya listrik kelompok rumah tangga miskin.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Manager PT Perusahaan Listrik Negara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PT PLN UP3) Kendari, Albert Safaria. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Ini tanggapan PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Kendari, Sulawesi Tenggara soal wacana penghapusan daya listrik kelompok rumah tangga miskin.

Sebelumnya, wacana tersebut dibahas melalui rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Di mana, melalui rapat diusulkan agar daya listrik kelompok rumah tangga miskin dinaikkan dari 450 Volt Ampere (VA) ke 900 VA, artinya daya listrik 450 VA berpotensi akan dihapus.

Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tak ada rencana menghapus penggunaan daya listrik 450 Volt Ampere (VA) yang kemudian dinaikkan dayanya menjadi 900 VA.

Manager PT PLN UP3 Kendari, Albert Safaria mengatakan sebagai perusahaan milik negara PLN akan menjalankan kebijakan maupun regulasi dari pemerintah.

Baca juga: Dua Wilayah di Sulawesi Tenggara Nikmati Listrik PLN Total 12 Lokasi di Tiga Provinsi, Ini Daftarnya

"Jadi PLN sendiri hanya selaku pelaksana layanan saja, apapun yang ditetapkan pemerintah tentunya diberitugaskan kami untuk melaksanakan," katanya, Rabu (14/9/2022).

Lebih lanjut, Albert mengatakan pergantian daya dari 450 VA menjadi 900 VA ini fungsinya sama saja dengan penambahan daya seperti biasanya.

Jika dalam suatu rumah menggunakan beberapa alat elektronik dan menggunakan daya listrik rendah maka pilihannya adalah tambah daya.

"Hal itu dilakukan agar barang yang digunakan di rumah bisa dipakai secara baik dan optimal tentunya dayanya perlu dinaikkan, untuk memberikan space dalam penggunaan secara bersamaan," katanya.

Manager PLN UP3 ini menuturkan biaya yang dibebankan kepada masyarakat yang akan menambah daya berdasarkan informasi dari media dan rapat DPR RI akan diberlakukan secara otomotis.

Baca juga: Tips Cegah Kecelakaan Kelistrikan di Rumah ala PLN UP3 Kendari Sulawesi Tenggara

"Jadi tidak ada beban biaya kepada masyarakat dalam proses tersebut," ujar Manager PLN UP3, Albert Safaria

Sementara terkait dengan pengguna yang merasakan layanan daya 450 VA di Sulawesi Tenggara (Sultra) diperkirakan sebanyak 200-400 ribu orang.

Karena katanya sebesar 90 persen merupakan pelanggan rumah tangga yang menggunakan daya 450 VA, 900 VA, dan 1.300 VA.

"Intinya PLN berkomitmen untuk menjaga kontuinitas pelayanan baik tarif naik maupun turun, kami bertugas melayani pelanggan," imbuhnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved