Berita Konawe

Kajari Konawe Beberkan Sejumlah Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Hadapan Para Kepala Desa

Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Dr Musafir Menca menyebutkan sejumlah upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan tindak pidana korupsi di desa.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Konawe, Dr Musafir Menca menyebutkan sejumlah upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan tindak pidana korupsi di desa. Hal itu ia sampaikan di hadapan para kepala desa di Konawe saat sosialisasi prioritas penggunaan dan pengawasan serta pendampingan hukum Dana Desa di Hotel Tiga Putra, Senin (12/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Konawe, Dr Musafir Menca menyebutkan sejumlah upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan tindak pidana korupsi di desa.

Hal itu ia sampaikan di hadapan para kepala desa di Konawe saat sosialisasi prioritas penggunaan dan pengawasan serta pendampingan hukum Dana Desa di Hotel Tiga Putra, Senin (12/9/2022).

Dr Musafir mengatakan, beberapa upaya tersebut adalah penguatan integritas moral aparatur pemerintah desa.

Kemudian membekali aparatur desa dengan pengetahuan teknis perencanaan pembangunan, administrasi dan keuangan, sosialisasi setiap pembaharuan peraturan dan ketentuan.

"Jadi aparatur desa berpedoman pada aturan terkait petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak dan juknis), termasuk Sistem Keuangan Desa atau Siskeudes," kata Dr Musafir.

Baca juga: Usai Melantik 16 Pejabat Eselon II B Lingkup Konawe Utara, Bupati Ruksamin Ingatkan Soal Korupsi

Kata Dr Musafir, aparatur juga mematuhi ketentuan pengelolaan keuangan desa dan aparat pengawasan internal pemerintah daerah melakukan pengawasan secara kontinu dan proporsional.

Selanjutnya, aparat pengawas internal merekapitulasi tiap temuan untuk program sosialisasi dan pencegahan.

"Kemudian memberi rekomendasi sanksi secara tegas jika ditemukan penyimpangan secara proporsional," lanjutnya.

Menurutnya, badan atau dinas yang bertanggung jawab dalam pembinaan pemerintah desa melakukan tupoksi pembinaan dan pelayanan kepada pemerintah desa dengan maksimal.

Ia menambahkan terakhir menjalin konsultasi dan koordinasi antara dinas teknis terkait, Inspektorat dan lembaga penegak hukum untuk mencegah dan mendeteksi penyimpangan.

Baca juga: 2 Kepala Desa di Konawe Sultra Ditetapkan Tersangka, Diduga Korupsi Rp900 Juta Uang Negara

Dr Musafir Menca berharap, hal ini dapat dipahami dan diterapkan pihak-pihak terkait, sehingga dapat mencegah tindak pidana korupsi. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved