Berita Konawe

2 Kepala Desa di Konawe Sultra Ditetapkan Tersangka, Diduga Korupsi Rp900 Juta Uang Negara

Sebanyak dua kepala desa aktif di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga korupsi Rp900 juta uang negara kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Konawe, AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Sebanyak dua kepala desa aktif di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga korupsi Rp900 juta uang negara kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konawe, AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru mengatakan, kedua kepala desa ini berinisial MS alias A dan A.

MS menjabat Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Padangguni dan A sebagai Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku.

"Sudah kita tetapkan tersangka berdasarkan alat bukti yang sah kita sudah temukan. Masing-masing ada empat alat bukti," kata AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru di ruang kerjanya, Senin (29/8/2022).

Ia menambahkan, proses sebelumnya digelar di Polda Sultra dan hasilnya kedua kepala desa ini ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Soal Kecamatan Anggotoa di Konawe, Ketua DPRD Dr Ardin: Kita Sudah Berupaya, Tidak Bisa Dipaksakan

"Jadi ada kerugian negara. Langgonawe kerugian negara sekitar Rp700 juta, kalau Mekar Jaya sekitar Rp200 juta lebih," imbuhnya.

Kedua kepala desa ini dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 9 UU Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru menjelaskan terkait penahanan kedua kepala desa ini, pihaknya akan melihat hasil pemeriksaan hari ini.

"Kita lihat dulu hasil pemeriksaannya karena ada pendamping hukumnya masing-masing," jelas AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved