Berita Kendari

Pastikan Kenaikan Tarif Angkot Tidak Merugikan Masyarakat, Ini yang Bakal Dilakukan Pemkot Kendari

Pemerintah Kota Kendari pastikan kenaikan tarif angkutan kota tidak merugikan berbagai pihak. Besaran tarif pun mulai digodok.

TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani
Kenaikan tarif angkutan umum, Pemerintah Kota Kendari pastikan tak merugikan berbagai pihak. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pastikan kenaikan tarif angkutan kota atau angkot tidak merugikan berbagai pihak, Pemerintah Kota Kendari godok besaran tarif.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan tahap awal, bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Dinas Perhubungan Kota Kendari.

"Iya ada (kenaikan tarif), karena ini kan berdampak. Bahan bakar itu kan komponen utama dari transportasi kita, sehingga sulit untuk tidak naik," ujarnya.

"Tetapi berapa kenaikannya?, itu yang kita diskusikan," imbuh Sulkarnain Kadir.

Besaran tarif tersebut menurutnya harus diperhitungkan sebaik mungkin, agar tidak membebani masyarakat dan juga tidak mematikan pengusaha angkutan di Kota Kendari.

Baca juga: Dampak BBM Naik Dishub Kota Kendari Siapkan 6 Bus, Antisipasi Sopir Angkot Mogok Massal

"Karena itu ada domain dari pemerintah kota, itu yang akan kami tuntaskan," ujarnya.

Ia berharap tarif yang telah disepakati dan diputuskan tersebut nantinya bisa memuaskan semua pihak.

"Kalaupun nanti tidak bisa memuaskan semua piha, setidaknya bisa menenangkan, karena kita bisa menyikapi kenaikan BBM ini dengan bijaksana," jelasnya.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir bakal menyebut akan membuka asesmen untuk beberapa posisi jabatan.
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir bakal menyebut akan membuka asesmen untuk beberapa posisi jabatan. ((Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com))

Sementara jika ada pihak angkot yang telah menaikkan tarifnya secara sepihak, Sulkarnain meminta kepada supir angkot agar menunggu keputusan besaran tarif dan mengikutinya.

"Harusnya tidak, harusnya sabar menunggu. Tapi kalaupun sudah (dinaikkan sepihak)  kita meminta ketika nanti diputuskan ikut dengan keputusan," tutupnya.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved