Berita Konawe

Salah Bawa Motor Warga, Pemuda Asal Pondidaha Konawe Hampir Diamuk Ratusan Massa

Pemuda berinisial RE (26) warga Desa Lalodangge, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe hampir diamuk massa

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Seorang pemuda berinisial RE (26) warga Desa Lalodangge, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe hampir diamuk massa sekira 200 orang, Senin (22/8/2022) malam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Seorang pemuda berinisial RE (26) warga Desa Lalodangge, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe hampir diamuk massa sekira 200 orang, Senin (22/8/2022) malam.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru mengatakan, sekira 200 massa itu mendatangi Polsek Pondidaha sekira pukul 19:50 wita.

Kronologi kejadiannya, bermula saat RE hendak pulang kerumahnya untuk mandi dengan meminjam motor milik MT merek Yamaha Aerox dengan Nomor Polisi DT 5029 QA.

Baca juga: Lindungi Ibu dan Adik Kandung, Anak Ditikam Ayah Tiri di Kendari Sulawesi Tenggara Saat Bangun Tidur

"Namun RE salah memasukkan kunci ke motor lain sehingga pemilik motor tersebut  WA (32) alamat Desa Amesiu menduga motornya telah dicuri," kata AKP Moch Jacub melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/8/2022).

WA lalu mencari motornya bersama beberapa temannya dan mendapati motornya terparkir di Desa Lalodangge yang dibawa oleh RE.

RE kemudian diberhentikan dan dibawa ke Polsek Pondidaha bersama motor dan pemilik motor WA.

"Namun setelah tiba di Polsek Pondidaha, masyarakat yang mengetahui bahwa motor yang diduga telah dicuri dan pelaku telah diamankan beramai-ramai mendatangi Polsek untuk melihat pelaku," tambahnya.

Selanjutnya pada pukul 22:00 Wita, Kabag Ops Polres Konawe Kompol, Djamaluddin Saho bersama piket SPKT dan piket fungsi Polres Konawe tiba di Mako Polsek Pondidaha.

Baca juga: Loker Pertambangan PT MSSP Buka Rekrutmen 5 Posisi Penempatan Konawe Utara, Cara Daftar

"Didampingi Camat Pondidaha, Eti Nurbaiti Saranani langsung menenangkan massa untuk tidak berbuat aksi anarkis," imbuhnya.

Pada pukul 22:30 Wita Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi bersama jajaran tiba di Polsek Pondidaha melakukan himbauan kepada masyarakat yang sedang berkumpul di Polsek Pondidaha untuk tidak melakukan tindak pidana.

Atas kejadian kesalahpahaman yang terjadi ini kemudian pihak Polsek Pondidaha membuat surat pernyataan/surat kesepakatan damai antara kedua belah pihak.

"Pada pukul 23:30 Wita masyarakat membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke Kantor Camat untuk melanjutkan kegiatan Porseni yang sedang berlangsung," jelasnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved