Berita Baubau

Kronologi Tenggelamnya Prajurit TNI Kodim 1413 Buton di Perairan Baubau Sultra, Hilang Terbawa Arus

Prada Muhammad Saiful (23) dinyatakan hilang setelah tenggelam di sekitar Dermaga Villa Amirul Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin (22/8/2022).

TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin
Dandim 1413 Buton Letkol ARM Muhammad Faozan menjelaskan awalnya sekitar pukul 16.00 Wita, Prada Muhammad Saiful Anwar bersama Prada Jalil hendak mengecek kesiapan kamar untuk tamu pada penutupan TMMD. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Prada Muhammad Saiful (23) dinyatakan hilang setelah tenggelam di sekitar Dermaga Villa Amirul Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (22/8/2022).

Dandim 1413 Buton Letkol ARM Muhammad Faozan menjelaskan awalnya sekira pukul 16.00 Wita, korban bersama Prada Jalil hendak mengecek kesiapan kamar untuk tamu pada penutupan TMMD.

Setelah mengecek kesiapan kamar, korban bersama rekannya kemudian mandi-mandi di sekitar Dermaga Villa Amirul Kota Baubau, Provinsi Sultra.

"Sekira pukul 17.15 Wita saat mandi-mandi Prada Muhammad Saiful Anwar terbawa arus sampai kemudian tenggelam," ucap Letkol ARM Muhammad Faozan.

Saat kejadian, Prada Jalil yang melihat korban telah kehabisan tenaga dan mencoba melakukan pertolongan dengan cara membawa korban ke dekat dermaga.

Baca juga: Prajurit TNI Kodim 1413 Buton Hilang di Perairan Baubau Sultra, Tim SAR Gabungan Bantu Cari Korban

Karena arus agak deras dan korban dalam kondisi panik, sehingga korban terlepas hingga akhirnya terus terbawa arus menjauh dari dermaga sampai kemudian tenggelam.

Ia mengatakan, upaya pertolongan pertama dilakukan dengan mengerahkan perahu wisata di sekitar Pantai Nirwana yang berjarak kurang lebih 500 meter, tetapi korban sudah tidak muncul di permukaan.

Hingga pukul 17.40 Wita, Tim SAR Gabungan dari Pos SAR Baubau, TNI/Polri, PMI dan Komunitas Penyelam Kota Baubau datang untuk melakukan pencarian terhadap korban menggunakan perahu.

"Sampai dengan pukul 19.00 Wita upaya pencarian masih nihil, disebabkan kondisi arus yang deras karena pengaruh angin," terangnya.

Sekira pukul 20.00 Wita, upaya pencarian dengan mengerahkan Anggota Posal, Polairud, Tim SAR, dan Komunitas Penyelam sejumlah 25 orang dengan menggunakan tiga unit alat selam dan satu unit perahu.

Baca juga: Hilang 4 Hari di Buton Selatan, Warga Busel Ditemukan Selamat di Selayar Lalu Dievakuasi ke Bone

Namun korban belum ditemukan, sampai kemudian dihentikan dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan.

Menurutnya, pencarian akan kembali dilanjutkan Selasa (23/8/2022), pukul 06.30 Wita dengan mengerahkan Anggota Posal, Polairud, Tim SAR dan Komunitas Penyelam. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved