Berita Kendari

Tindakan Curang Oknum di Luar SPBU di Kendari, Pertamina Sebut Tanggung Jawab Polisi dan Disperindag

PT Pertamina Patra Niaga menanggapi aksi yang dilakukan oleh sejumlah sopir truk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Salah Satu SPBU di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - PT Pertamina Patra Niaga menanggapi aksi yang dilakukan oleh sejumlah sopir truk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebelumnya, Persatuan Sopir Truk (Persot) Sulawesi Tenggara (Sultra) sempat berkeliling ke sejumlah SPBU untuk menuntut kecurangan penjualan Solar.

Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan mengklaim pihaknya telah mendistribusikan BBM jenis Solar sesuai dengan aturan yang ada.

"Dari segi pendistribusian kami sudah sesuai dengan peraturan yang ada, terlepas dari adanya tindakan curang di luar pagar SPBU bukan menjadi tanggung jawab kami," ucapnya, Selasa (2/8/2022).

Lanjutnya, jika ada sekelompok oknum yang curang (menimbun BBM) di luar dari SPBU, maka bukan ruang lingkup Pertamina.

Baca juga: Sopir Truk Mengadu ke DPRD Kendari Sultra, Sebut Banyak Kecurangan Penyaluran Solar Subsidi di SPBU

Ketika ada yang melakukan tindakan curang, maka seharusnya pihak kepolisian maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota maupun provinsi yang mengambil tindakan.

"Jadi memang di luar SPBU seharusnya menjadi tanggung jawab dari kepolisian dan Disperindag, entah itu yang menimbun BBM maupun para penjual bensin eceren," jelasnya.

Taufik menjelaskan bagi masyarakat yang melihat adanya aksi tindakan curang dari oknum tertentu maka segera laporkan untuk ditindak tegas.

Selain itu, ia menanggapi tuntutan sopir truk agar semua SPBU membuka akses jalur BBM jenis Solar sehingga tidak terjadi antrean yang mengular.

"Kami tidak bisa membuka SPBU yang tidak menjual saat ini, karena memang SPBU tersebut lagi dikenakan sanksi," imbuhnya.

Baca juga: Sopir Truk Razia Pengisian Solar 5 SPBU di Kendari Sulawesi Tenggara, Diadang Preman Berujung Ricuh

Taufik Kurniawan menambahkan ketersediaan BBM jenis Solar di Kota Kendari, Provinsi Sultra masih sangat aman.

Untuk Kendari dan sekitarnya, konsumsi harian sebanyak 571,43 kiloliter dan stok TBBM Kendari saat ini sebanyak 5.065 kiloliter jadi masih sangat aman.

"Untuk penambahan Solar di beberapa SPBU tidak bisa dilakukan karena memang disesuaikan dengan tampungan tangki yang tersedia di SPBU tersebut," ujarnya.

"Apabila muatan tangki hanya 8 kiloliter atau 16 kiloliter, maka jatahnya hanya segitu saja," ujar Taufik Kurniawan menambahkan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved