Ngaku Diancam Bakal Dibunuh Sosok D, Brigadir J Minta Maaf Jika Tak Bisa Nikahi Pacarnya

Sebelum tewas ditembak di rumah Ferdy Sambo, Brigadir J yang berencana menikahi pacarnya, tiba-tiba minta maaf setelah diancam akan dibunuh.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
YouTube Kompas TV
Potret kebersamaan Kadiv Propam Polri Non-aktif Irjen Pol Ferdy Sambo dan Brigadir J, ajudan sekaligus sopir istrinya Putri Candrawathi. Sebelum tewas dalam kasus dugaan baku tembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga Jakarta Selatan, Brigadir J meminta maaf kepada pacarnya karena merasa tak jadi menikahinya. Pasalnya Brigadir J mengaku mendapatkan ancaman dari sosok berinisial D bahwa ia akan dibunuh. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Sebelum tewas dalam kasus dugaan penembakan, Nofriansyah Josua Hutabarat alias Brigadir J meminta maaf kepada pacarnya.

Brigadir J meminta maaf kepada sang kekasih, Vera Simanjuntak, karena berpikir tak jadi menikahinya.

Pesan tersebut diungkapkan oleh Martin Lukas Simanjuntak selaku Kuasa Hukum mendiang Brigadir J.

Sebelumnya, pacar Brigadir J telah diperiksa terkait kasus dugaan baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam Polri Non-aktif Irjen Pol Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.

Baca juga: Disebut Tembak Brigadir J, Bharada E Kini Minta Perlindungan LPSK, Pengamat: Terancam dari Siapa?

Martin mengatakan bahwa sebulan sebelum hari kematiannya pada 8 Juli 2022, Brigadir J menghubungi pacarnya.

Menurut Martin dalam pesan tersebut, Brigadir J telah tampak ada sebuah peringatan.

"Saksi ini (pacar Brigadir J) dari tanggal 19 itu, Joshua ini sudah ada semacam warning," sebut Martin, Minggu (31/7/2022) seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube tvOneNews.

Pasalnya dengan tiba-tiba, Brigadir J meminta maaf kepada pacarnta karena kemungkinan tak jadi menikah.

Baca juga: Tangisan Brigadir J Bukan karena Putus dari Pacarnya Vera Simanjuntak: Karena akan Dibunuh

"Dia (Brigadir J) mengatakan bahwa 'Saya sepertinya tidak bisa menikahi kamu, maafkan saya. Sebelum saya tidak bisa meminta maaf, saya minta maaf sekarang,'" ungkap Martin menirukan pesan Brigadir J.

"Namun pacarnya ini sulit gitu tidak bisa menangkap apa yang dimaksud, lalu dia tanya 'Kenapa bang memang?'" lanjutnya.

Martin menyebut Brigadir J mendapatkan ancaman dari orang berinisial D bahwa ia akan dibunuh apabila 'naik ke atas'.

"'Aku sudah mulai panas di wilayah lingkaran ini,' dia bilang 'Iya aku sudah mulai diancam' sama orang yang tadi sebut saya tadi ya inisial D," beber Martin.

Baca juga: Diduga Ada 2 ART Ferdy Sambo saat Tewasnya Brigadir J, Bakal Dipanggil Komnas HAM Besok Senin

"'Kalau saya naik ke atas saya akan dihabisi' ataupun dibunuh," sambungnya.

Martin berharap pesan dari Brigadir J yang tertuang dalam bukti elektronik dan telah diserahkan ke kepolisian ini dapat diusut oleh penyidik.

Terlebih pihak keluarga mendiang telah melaporkan peristiwa penembakan yang dinilai janggal ini sebagai kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved