Dosen Lecehkan Mahasiswi Kendari

BABAK BARU Kasus Dosen UHO Lecehkan Mahasiswi, 3 Korban Baru Laporkan Prof B di Dewan Kode Etik

Memasuki babak baru, 3 orang mengaku telah dilecehkan oleh Prof B selaku dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo Kendari.

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Risno Mawandili
Husni Husein/Tribunnewssultra
Wakil Rektor III UHO Kendari, Dr Nur Arafah - Ia menemui masa aksi di gedung Rektorat UHO Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/7/2022). Arafah mengungkapkan ada tiga orang korban baru, mengaku dilecehkan oleh Prof B. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Kasus dugaan pelecehan yang dilakukan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO), memasuki babak baru.

Terbaru, 3 orang mengaku sebagai korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen FKPI UHO Kendari, berinisial Prof B.

Ketiganya terdiri dari dua mahasiswi dan seorang starf, telah mengadu kepada Dewan Kode Etik UHO Kendari.

Dalam pengaduannya korban mengaku mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru besar Ilmu Pengetahun Sosial (IPS) tersebut.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Rektor III UHO Kendari, Dr Nur Arafah, saat menemui masa aksi unjuk rasa di pelataran gedung Rektorat UHO, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Didemo Mahasiswa, UHO Kendari Siap Tuntaskan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Prof B

Baca juga: Langgar Kode Etik, Rektor UHO Kendari Belum Pastikan Sanksi Prof B: Awal Bulan Agustus Akan Selesai

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO Kendari itu mengatakan, ketiganya melayangkan laporan usai terkuaknya dugaan pelecehan seksual yang di lakukan Prof B kepada mahasiswi berinisial RN (20).

Ketiganya melayangkan laporan secara tertulis dan lisan kepada Dewan Kode Etik UHO Kendari.

"Yang melapor secara resmi itu ada dua masuk di kode etik ada mahasiswi dengan dugaan yang rada kesana (dugaan pelecahan seksual) saya tidak bisa simpulkan itu," katanya.

Dr Nur Arafah menambahkan, sebenarnya banyak orang mengaku telah dilecehkan dilicehkan oleh Prof B.

Hanya saja, yang melapor secara resmi baru tiga orang, sementara yang lainya hanya sebatas klaim sepihak.

"Yang lisan kabar-kabarnya kita belum verifikasi tapi yang kita pastikan karena orangnya langsung itu satu orang," bebernya.

"Tapi kata yang satu ini jangan di publikasi karena bapaknya lagi sakit. Tapi mungkin dia bisa memberikan kesaksian kalau dibutuhkan," tambahnya.

Dr Nur Arafah melanjutkan, tiga korban dugaan pelecahan seksual ini telah mengaku ke pihak Rektorat UHO Kendari sejal dua hari yang lalu. Laporan tersebut sedang dalam pengusutan. 

"Kalau melapor banyak tapi saya belum tau. dua hari lalu laporannya dengan pelaku yang sama, tapi kemarin kami baru terima laporan lisan dan bukan hanya satu," terangnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved