Pria Konawe dan Bule Belanda Menikah

Terungkap Kisah Cinta Pria Konawe dan Bule Belanda Keturunan Turki hingga Menikah di Kendari Sultra

Terungkap kisah cinta pria Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan bule Belanda keturunan Turki hingga menikah di Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Penulis: Sri Rahayu | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Terungkap kisah cinta pria Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan bule Belanda keturunan Turki hingga menikah di Kota Kendari, Provinsi Sultra. Sebelumnya, video viral pernikahan pasangan kekasih yang kini sudah resmi menjadi suami istri tersebut beredar luas di media sosial. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Terungkap kisah cinta pria Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan bule Belanda keturunan Turki hingga menikah di Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Sebelumnya, video viral pernikahan pasangan kekasih yang kini sudah resmi menjadi suami istri tersebut beredar luas di media sosial.

Pernikahan pria Konawe dan bule Belanda tersebut berlangsung disalah satu hotel berbintang di Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Sabtu (16/03/2022).

Sosok pria yang menikah tersebut bernama Muhammad Asrullah SGz MPH (32).

Pria yang berasal dari Wawotobi, Kabupaten Konawe, tersebut mempersunting wanita Belanda berdarah Turki, Betul T M Uyar.

Baca juga: Siapa Muhammad Asrullah Pria Asal Wawotobi Konawe Menikahi Wanita Belanda? Ini Profilnya

Lantas bagaimana cerita dua pasangan kekasih tersebut bisa bertemu, menjalin asmara, hingga ke jenjang pernikahan itu?

Asrullah yang dikonfirmasi TribunnewsSultra.com pun mengisahkan perjalanan asmaranya dengan bule Belanda keturunan Turki tersebut hingga akhirnya menikah.

Cerita cintanya itu dituliskan dalam keterangan singkat ‘Srory Love’ dalam bahasa Inggris.

Singkatnya, perjalanan cinta mereka berawal pada Maret 2019 silam.

Kala itu, Muhammad Asrullah mulai menjadi mahasiswa program doktoral di Wageningen University and Research Belanda.

Setelah sebelumnya, alumni Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 1 Wawotobi tersebut menyelesaikan pendidikan magister kesehatan di Universitas Gadjah Mada atau UGM pada 2015 silam.

Sebelum menyelesaikan gelar Magister Kesehatan Masyarakat (MPH), Asrullah mendapatkan gelar S1 Sarjana Gizi (Sgz) di Universitas Hasanuddin atau Unhas Makassar pada tahun 2012.

“Maret 2019, pria tersebut memulai perjalanannya di Wageningen, Belanda sebagai mahasiswa doktor,” tulis Asrullah.

Dalam kisahnya itu, Asrullah menyebut dia pertama kali melihat Betul T M Uyar di musala.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved