Berita Sulawesi Tenggara

Cara Cek Data Pemilih Pemilu 2024 Lewat Aplikasi Lindungi Hakmu KPU, Silakan Download di Play Store

Inilah cara mengecek data pemilih Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lewat aplikasi Lindungi Hakmu Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Tangkapan Layar
Aplikasi Lindungi Hakmu KPU 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah cara mengecek data pemilih Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lewat aplikasi Lindungi Hakmu Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Koordinator Divisi Data, Informasi KPU Kota Kendari, La Ndolili mengatakan KPU menyediakan aplikasi Lindungi Hakmu untuk warga agar bisa mengecek data diri terdaftar sebagai pemilih atau tidak.

"Aplikasi Lindungi Hakmu ini bisa diunduh (download) di Play Store. Namun, aplikasi ini baru tersedia di Android dan belum ada di iOS atau iPhone," kata La Ndolili, pada Senin (4/7/2022).

La Ndolili menjelaskan, melalui aplikasi ini masyarakat bisa mengecek data mereka jika sudah terdaftar di KPU.

Cara mengecek rekapitulasi data pemilih melalui aplikasi Lindungi Hakmu, warga cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), lalu memilih kabupaten/kota tempat domisili.

Baca juga: Daftar Pemilih 10 Kecamatan yang Tercatat di KPU Kendari Sulawesi Tenggara

"Jadi, melalui tahap ini maka ketahuan warga itu sudah masuk sebagai DPT dan terdaftar di kelurahan atau kecamatan dan berada di TPS berapa," jelasnya.

Sementara itu, lanjut La Ndolili, untuk warga yang belum terdaftar di DPT, maka bisa mendaftar klik "Daftar Jadi Pemilih".

Lalu mengisi form wilayah mulai dari nama provinsi hingga kelurahan, setelah mengisi formulir daftar pemilih baru.

"Di situ yang perlu dipersiapkan Kartu Keluarga, nama lengkap, NIK, tempat tanggal lahir dan alamat lengkap," ujar La Ndolili.

Setelah semua terisi, maka KPU melakukan pendataan dari data yang diisi pemilih untuk kemudian dimasukkan dalam rekap daftar pemilih.

Baca juga: Jumlah Pemilih di Kendari Sulawesi Tenggara hingga Juni 2022 Capai 213.215 Orang

La Ndolili menambahkan, masyarakat juga bisa mendaftar langsung ke Kantor KPU daerah atau bertanya melalui akun Facebook KPU Kota Kendari.

"Selin itu, bisa menghubungi nomor kontak KPU di daerah atau kontak pegawai," kata La Ndolili.

Selain itu, melalui aplikasi tersebut masyarakat bisa melapor jika dinyatakan tidak memenuhi syarat dengan menekan "Lapor TMS".

Kemudian, memasukkan kota atau kabupaten, lalu NIK dan pilih "Lapor". (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved