Imbas Promo Miras, 12 Kafe Holywings di Jakarta Ditutup hingga Hotman Paris Minta Maaf ke Ketua MUI

Atas nama pribadi dan Holywings, Hotman Paris mendatangi rumah Ketua MUI Cholil Nafis dan minta maaf atas kegaduhan promo miras Muhammad dan Maria.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Kolase Twitter @holywingsindo | Instagram @hotmanparisofficial
Viral poster promosi Holywings Indonesia yang menggratiskan sebotol minuman keras untuk orang-orang yang bernama Muhammad dan Maria. Buntut kegaduhan ini 6 orang staf Holywings Indonesia jadi tersangka dalam dugaan kasus pelanggaran UU ITE berunsur SARA atau penistaan agama dan 12 unit kafe Holywings di DKI Jakarta ditutup hingga pengacara kondang Hotman Paris Hutapea selaku salah satu penanam saham di Holywings Indonesai mendatangai rumah Ketua MUI Cholis Nafis untuk meminta maaf. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Promo minuman keras (miras) gratis Holywings "Muhammad dan Maria" berbuntut penutupan 12 unit kafe Holywings.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin usaha seluruh outlet Holywings di Jakarta.

Penghentian operasional belasan outlet Holywings di Jakarta ini merupakan imbas dari promo miras gratis untuk orang yang bernama Muhammad dan Maria.

Diwartakan TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube metrotvnews, pencabutan izin 12 outlet Holywings ini didasarkan pada rekomendasi dan temuan pelanggaran dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) DKI Jakarta.

Baca juga: Begini Langkah Wagub Ariza Tangani Kasus Holywings Promosi Miras Gratis untuk Muhammad dan Maria

Berangkat dari peninjauan gabungan tersebut, ditemukan beberapa pelanggaran yang menjadi dasar rekomendasi pencabutan izin terhadap 12 outlet Holywings di Jakarta.

Sementara itu, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea selaku salah satu penanam saham di Holywings Indonesia mendatangi rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis dan meminta maaf.

Hotman Paris menyampaikan permohonan maafnya kepada Cholil Nafis dan umat Islam dengan adanya promo kafe Holywings yang menggratiskan miras untuk orang bernama Muhammad dan Maria.

Pasalnya promo miras Holywings tersebut dinilai sebagai bentuk penistaan agama dan menimbulkan kontroversi.

Baca juga: Imbas Promosi Miras Muhammad dan Maria: 6 Pegawai Holywings Ditangkap, 3 Cabang Kafe Disegel

Momen permohonan maaf tersebut diunggah Hotman Paris melalui akun Instagram-nya @hotmanparisofficial pada Senin (27/6/2022).

"Saya atas nama pribadi dan juga atas nama Holywings sebagai institusi memohon maaf ke Bapak Kiai Cholil Nafis dan juga kepada umat Islam." ujar Hotman Paris seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari akun Instagram @hotmanparisofficial.

"Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini diselesaikan melalui proses hukum untuk ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku," sambungnya.

Mendengar ucapan Hotman Paris tersebut, Cholil Nafis pun mengaku menerima permohonan maaf dari pengacara kondang sekaligus penanam saham Holywings tersebut.

Baca juga: GP Ansor Bakal Konvoi Tuntut Izin Holywings Dicabut Imbas Promosi Miras Pakai Nama Muhammad

"Saya pribadi memaafkan," kata Cholil Nafis.

Cholil Nafis juga mengatakan bahwa pihaknya setuju agar kasus ini dilanjutkan dan diselesaikan dengan proses hukum.

"Berkenaan dengan penegakan hukum, kami setuju Bang ini terus diproses untuk pembelajaran." ungkap Cholil Nafis.

"Ini anak buah Abang stafnya terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama." imbuhnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan 6 orang staf Holywings yang bertanggung jawab atas kasus ini sebagai tersangka.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved