Berita Kendari

Pasar Tani Dinas Pertanian Kendari Digelar Setiap Hari Jumat, Jual Beragam Sayur-sayuran Organik

Pasar Tani Dinas Pertanian Kota Kendari memasarkan beragam hasil pertanian dari kelompok tani binaannya.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Pasar Tani Dinas Pertanian Kendari Digelar Setiap Hari Jumat, Jual Beragam Sayur-sayuran Organik 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pasar Tani Dinas Pertanian Kota Kendari memasarkan beragam hasil pertanian dari kelompok tani binaannya.

Beragam macam sayuran holtikultura yang dijual tersebut di antaranya kangkung, pakcoy, terong, dan tomat.

Selain itu, ada pula buah salak khas Kendari, hingga tanaman pangan seperti Beras Owoha Kendari dari sawah Amohalo.

Pasar Tani ini mangkal setiap hari Jumat, di depan Kantor Dinas Pertanian Kota Kendari, Jalan P Antasari, Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dinas Kota Kendari, Sahuryanto Meronta mengatakan Pasar Tani tersebut merupakan salah satu program Dinas Pertanian Kota Kendari yang digelar sekali dalam seminggu.

Baca juga: Dinas Pertanian Kendari Bentuk Tim Respons Cepat, Cegah Wabah PMK pada Hewan Ternak yang Masuk

Namun, ke depan pihaknya akan berupaya agar pemasaran Pasar Tani tersebut bisa dilakukan di area publik lainnya.

"Kami ada beberapa alternatif seperti Eks Tugu MTQ, tempat-tempat ramai supaya bisa lebih mendekatkan produk kita kepada masyarakat," katanya.

Ia berharap adanya Pasar Tani ini pemasaran dari hasil pertanian kelompok tani binaan Dinas Pertanian Kota Kendari semakin baik ke depannya.

Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan dan Holtikultura, Zulkarnaim mengatakan hanya sembilan hingga 10 kelompok tani yang membawa hasil pertaniannya untuk dijajakan di Pasar Tani.

Di antaranya kelompok tani dari Kecamatan Poasia, Baruga, Kambu, dan Abeli.

Baca juga: Salak Kebun Raya Kendari Miliki Cita Rasa Manis, Dinas Pertanian Bantu Promosi, Bakal Jadi Primadona

Kata dia, secara keseluruhan kelompok tani yang merupakan binaan Dinas Pertanian Kota Kendari sebanyak 97 kelompok tani dari 11 kecamatan, 65 kelurahan se-Kota Kendari.

Ia menyebutkan dari 97 kelompok tani tersebut, sekiranya ada tujuh kelompok wanita tani.

"Kalau kelompok tani lainnya itu biasanya mereka bergantung hasil panennya. Kalau saat itu mereka lagi panen ya mereka masukan. Kalau misalnya belum, berarti petani lain lagi yang ambil," jelasnya.

Ia menyampaikan, harga dan kualitas sayuran di Pasar Tani ini tentu berbeda dengan yang ada di pasaran pada umumnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved