Berita Kendari

BKPSDM Kendari Sultra Pastikan Tahun 2023 Mendatang Tidak Ada Perekrutan Tenaga Honorer

BKPSDM Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan tidak ada lagi penerimaan tenaga honorer di 2023. Disampaikan Kepala BKPSDM Kota Kendari

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari Sudirham 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan tidak ada lagi penerimaan tenaga honorer di 2023.

Hal itu menyusul diterbitkannya surat edaran Menpan-RB Tjahjo Kumolo bernomor B/185/M.SM.02.03/2022 itu diundangkan pada 31 Mei 2022.

Adapun surat edaran itu berkaitan dengan penghapusan tenaga honorer, yang mulai diberlakukan 28 November 2023.

Kepala BKPSDM Kota Kendari Sudirham mengatakan surat edaran tersebut berlaku lingkungan instansi pemerintah pusat maupun daerah terkait dengan status kepegawaian.

Baca juga: Wali Kota Kendari Serahkan Beasiswa Berprestasi kepada 130 Siswa SMP dan Bantuan Tenaga Honorer

"Pada prinsipnya surat ini memastikan untuk 2023 tidak ada lagi pengangkatan tenaga honorer yang baru," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (3/6/2022).

Lanjutnya, dampak dari terbitnya SE tersebut, pemerintah berharap tenaga honorer yang ada sekarang ini jika memenuhi syarat dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Terkait pengangkatan tersebut, pihaknya masih menunggu kebijakan pusat terkait dengan mekanisme yang akan digunakan.

"Ada prosedur, saya kira pemerintah pasti sudah memikirkan skema terbaik. Nanti kita menunggu kebijakan pusat mekanismenya seperti apa. Saya yakin itu pasti ada petunjuk-petunjuk yang akan dikirim dari pusat ke daerah," jelasnya.

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara ((Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com))

Kata dia, bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi akan menjadi nilai tambah dalam merekrut mereka menjadi PPPK.

Untuk itu ia berpesan kepada tenaga honorer yang ada saat ini untuk silakan bekerja dengan baik, banyak berdoa. Sebab menurutnya pasti akan selalu ada jalan yang terbaik bagi teman-teman yang sedang bekerja sebagai tenaga honorer.

Baca juga: Nasib Nahas Beruntun Pelajar SMP Pengeroyok Guru Honorer di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara

"Biasanya jika seperti P3K yang lalu itu mempertimbangkan lama pengabdian. Jadi mereka yang sudah mengabdi cukup lama diberikan nilai berbeda, artinya ada perlakuan sedikit berbeda dibanding yang sama sekali belum honor," bebernya.

Sudirham menyebut hingga saat ini tenaga honorer yang ada di Kota Kendari berkisar 4000 lebih yang tersebar di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan badan lingkup pemerintah Kota Kendari.

"Instansi teknis selain guru yang paling banyak biasanya tenaga honorer di Polisi Pamong Praja, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebakaran, intinya yang membutuhkan tenaga lapangan. Selebihnya rata-rata hampir sama setiap OPD," ucapnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved