Berita Kendari

Tersangka Pembunuhan di Jembatan Teluk Kendari Terancam Hukuman Mati, Dikejar hingga ke Morowali

Seorang tersangka pembunuhan di Jembatan Teluk Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam hukuman mati.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Seorang tersangka pembunuhan di Jembatan Teluk Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam hukuman mati. Tersangka berinisial AH (22) dalam kondisi mabuk menikam korban bernama, Muhammad Taufik Hidayat (23) berujung meninggal dunia. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang tersangka pembunuhan di Jembatan Teluk Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam hukuman mati.

Tersangka berinisial AH (22) dalam kondisi mabuk menikam korban bernama, Muhammad Taufik Hidayat (23) berujung meninggal dunia.

AH dibekuk setelah melarikan diri ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (13/5/2022) sekira pukul 23.00 Wita.

Tim aparat gabungan menangkap tersangka AH di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe (Konut), Provinsi Sultra.

Tim aparat gabungan yang melakukan penangkapan yakni Buser 77 Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari, Resmob Polsek Abeli dan Polres Konut.

Baca juga: Terduga Pelaku Pembunuhan di Jembatan Teluk Kendari Dibekuk Tim Aparat Gabungan di Konawe Utara

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menjelaskan, tersangka AH digelandang ke Mapolresta Kendari setelah ditangkap.

"Jadi, tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 KUHP, subsider Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman pidana mati," jelasnya saat rilis pada Sabtu (14/5/2022).

Menikam hingga Tewas

Sebelumnya, pemuda bernama Muhammad Taufik Hidayat (23) dipalak lalu dibunuh saat sedang nongkrong tengah malam di Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tengah (Sultra).

Muhammad Taufik Hidayat meninggal dunia usai ditikam, meski dilarikan di rumah sakit tetapi nyawanya tak tertolong.

Baca juga: Pria di Kawasan THR Kendari Bacok Tetangganya, Sakit Hati Bagian Sensitif Sang Istri Disentuh Korban

Insiden itu terjadi di Jembatan Teluk Kendari, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (11/4/2022) sekira pukul 00.10 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Abeli, AKP Adi Kesuma menjelaskan kronologi kejadian pemalakan dan pembunuhan tersebut.

Kata dia, peristiwa bermula saat korban dan seorang rekannya mengendarai mobil mendatangi Jembatan Teluk Kendari pada Minggu (10/4/2022) malam.

Kemudian korban bersama dengan kedua temannya parkir mobil lalu duduk di pinggir jembatan, sekitar pukul 00.00 Wita

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved