Berita Sulawesi Tenggara

Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud Hijrah ke Partai NasDem Sultra, Persiapan Calon Anggota DPR RI

Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud memutuskan hijrah ke Partai Nasional Demokrat atau NasDem.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Tangkapan Layar
Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud memutuskan hijrah ke Partai Nasional Demokrat atau Partai NasDem.

Seperti diketahui sebelumya, Wakil Bupati Wakatobi dua peroide tersebut, bergabung pada Partai Bulan dan Bintang (PBB).

Ilmiati Daud  sudah dua kali menjabat Wakil Bupati Wakatobi. Sebelum terjun ke dunia politik, ia berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada periode pertama 2014-2019, ia mendamping Arhawi. Kemudian untuk periode 2021-2024, Ilmiati Daud kembali maju bersama Haliana.

Kabar bergabungnya, Ilmiati Daud ke partai besutan Surya Paloh ini dibenarkan Sekretaris DPW Partai NasDem Sultra, Abdul Azis.

Baca juga: Dikabarkan Bakal Jabat Ketua DPD Nasdem Kendari, Siska Karina Imran: Semoga Dapat Amanah

Abdul Azis mengatakan Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud bergabung ke Partai NasDem sejak November 2021.

"Jadi ibu Ilmiati bergabung ke Partai NasDem berdasarkan keinginan sendiri," kata Abdul Azis saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (9/5/2022).

Kata dia, sebelum bergabung ke Partai NasDem, Ilmiati Daud diminta untuk segera mengundurkan diri jika masuk dalam kepengurusan partai lain.

Abdul Azis, menjelaskan, dengan bergabungnya Ilmiati Daud, maka Partai NasDem mempersiapkannya sebagai figur calon anggota DPR RI pada Pemilihan Legislatif atau Pileg 2024 mendatang.

Sementara, terkait wacana Ilmiati Daud maju sebagai calon Bupati Wakatobi pada 2024, Abdul Azis mengatakan partai akan melihat hasil survei masyarakat.

Baca juga: Eks Ajudan Gubernur Sultra Abdul Azis Buka Suara Soal Berbaju NasDem, Foto Bareng Siska Karina Imran

"Ia dipersiapkan untuk calon anggota DPR RI. Jika pengusungan sebagai calon Bupati ada mekanismenya, salah satunya survei harus tinggi, karena itu menandakan tingkat kesukaan masyarakat," jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved