Berita Muna

Polres Muna Gelar Autopsi Jenazah Amis Ando, Tahanan yang Tewas di Sel Mapolres, Dijaga Ketat Polisi

Kepolisian Resor atau Polres Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar autopsi jenazah Amis Ando (45), dijaga ketat aparat kepolisian.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepolisian Resor atau Polres Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar autopsi jenazah Amis Ando (45), dijaga ketat aparat kepolisian. Amis Ando merupakan tahanan yang tewas di dalam sel Mapolres Muna usai ditangkap aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Resor atau Polres Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar autopsi jenazah Amis Ando (45), dijaga ketat aparat kepolisian.

Amis Ando merupakan tahanan yang tewas di dalam sel Mapolres Muna usai ditangkap aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim).

Sebelumnya diketahui, Amis Ando (45) meninggal dunia setelah ditahan selama 12 jam di sel tahanan Mapolres Muna.

Amis Ando ditangkap aparat Polres Muna lalu digelandang ke dalam sel tahanan Mapolres Muna pada Selasa (3/5/2022) pukul 20.00 Wita.

Amis Ando ditangkap setelah diduga melakukan pengancaman kepada warga menggunakan senjata tajam dalam keadaan mabuk.

Baca juga: Keluarga Tahanan Tewas Geruduk Mapolres Muna, Demonstrasi Ricuh, Massa Saling Dorong dengan Polisi

Keluarga korban mendapat kabar Amis Ando meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna pada Rabu (4/5/2022) pukul 08.00 Wita.

Keluarga korban pun merasa janggal dengan kematian Amis Ando tersebut dan mendatangi RSUD Muna.

Di RSUD Muna, kerabat dan keluarga Amis Ando bersitegang dengan aparat kepolisian karena tak terima dengan kejadian tersebut.

Kejanggalan-kejanggalan demi kejanggalan diungkap pihak keluarga korban, mereka pun menuntut polisi untuk bertanggung jawab.

Pihak keluarga mendesak kepolisian agar menggelar autopsi jenazah Amis Ando, untuk memastikan penyebab meninggalnya tahanan tersebut.

Baca juga: Kasatreskrim Polres Muna Bantah Luka pada Pergelangan Tangan Tahanan Meninggal Hasil Penganiayaan

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved