Kapan Lebaran atau Idul Fitri Menurut Pemerintah? Simak Hasil Sidang Isbat: 2 Mei atau 3 Mei
Link nonton live streaming sidang isbat. Idul Fitri 1 Syawal 1443 H jatuh pada tanggal berapa?
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Simak hasil sidang isbat melalui link live streaming berikut ini.
Sebentar lagi, bulan Ramadhan 1443 H akan segera berakhir.
Dengan berakhirnya bulan Ramadan 2022, masyarakat pun akan menantikan momen Lebaran atau Idul Fitri yang dirayakan pada 1 Syawal 1443 H.
Pertanyaannya, Idul Fitri 1 Syawal 1443 H jatuh pada tanggal berapa?
Apakah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022 seperti keputusan PP Muhammadiyah atau malah Selasa, 3 Mei 2022?
Baca juga: Kumpulan Gambar dan Ucapan Selamat Idul Fitri Bahasa Arab dan Inggris serta Artinya
Baca juga: Tata Cara Salat Idul Fitri dan Surat Pendek yang Dibaca Nabi Muhammad SAW saat Salat Id
Untuk mengetahui kapan Lebaran atau Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan).
Sidang isbat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H akan digelar pada Minggu, 1 Mei 2022.
Masyarakat dapat mengetahui hasil sidang isbat Idul Fitri 1 Syawal 1443 secara langsung.
Pasalnya, sidang isbat akan disiarkan secara online melalui sejumlah channel.
Selain itu, masyarakat juga bisa mengikuti sidang isbat Idul Fitri 1 Syawal 1443 melalui link live streaming yang ada di pertengahan berita.
Diketahui, Kemenag akan melaksanakan sidang isbat Idul Fitri 1 Syawal 1443 pada hari Minggu atau satu hari mendekati akhir puasa Ramadhan.
Baca juga: Besaran dan Tata Cara Bayar Zakat Fitrah serta Bacaan Niat, Siapa Saja yang Boleh Menerima?
Sidang akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kemenag dan akan didahului dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag.
Kamaruddin Amin menjelaskan, sidang isbat mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis (hisab) dan hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan (rukyatul) hilal.
Secara hisab, semua sistem sepakat, ijtimak menjelang Syawal jatuh pada Minggu, 1 Mei 2022.
Menurut Kamaruddin, awal Syawal 1443 H menunggu hasil rukyatul hilal.
"Kemenag akan menggelar rukyatul hilal pada 99 titik di seluruh Indonesia."
"Rukyatul hilal tersebut akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi lain," katanya.
"Hasil rukyatul hilal yang dilakukan ini selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H," lanjutnya.
Sidang isbat awal Syawal 1443 H akan dihadiri sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Termasuk dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium.
Peserta lainnya adalah pakar falak dari ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam serta Pondok Pesantren.
Hasil sidang isbat akan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan RRI.
"Penyampaian hasil sidang isbat juga disiarkan secara langsung melalui media sosial Kementerian Agama," katanya.
Berikut link live streaming untuk menyaksikan hasil sidang isbat (penetapan) 1 Syawal 1443 H atau Lebaran 2022:
1. TVRI (TV pool)
2. YouTube Kemenag
3. Fanpage Kemenag
4. Instagram Kemenag
5. YouTube Bimas Islam Kemenag
Muhammadiyah: Idul Fitri 1443 H Jatuh pada Senin, 2 Mei 2022
Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1443 H sebagai Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.
Keputusan tentang Hari Raya Idul Fitri 1443 H tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022.
Dalam keputusan ini, maka warga Muhammadiyah akan berpuasa hingga Minggu, 1 Mei 2022 atau selama 30 hari.
Kemudian pada Minggu malam, warga Muhammadiyah sudah mengumandangkan takbir pertanda telah masuk 1 Syawal dan bersiap melaksanakan salat Id keesokan harinya.
Di satu sisi, Kemenag memang belum memutuskan terkait kapan Lebaran 2022.
Hanya saja, ada kemungkinan tanggal Hari Raya Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah akan jatuh pada hari yang sama, yakni Senin, 2 Mei 2022.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi di Kantor Kemenag, Senin (25/4/2022).
Secara hisab, posisi hilal di Indonesia saat isbat (penetapan) awal Syawal 1443 H telah memenuhi syarat kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) baru.
Di Indonesia, pada tanggal 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan pada Minggu, 1 Mei 2022, tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat.
"Kalau melihat ukuran dari hilal, rukyat itu posisi hilal sudah di atas 3 derajat, memungkinkan bisa di rukyat," ucap Zainut dikutip dari Tribunnews.com.
Zainut berharap Hari Raya Idul Fitri pada tahun ini akan diselenggarakan bersamaan oleh seluruh umat Islam di Indonesia.
"Mudah-mudahan untuk lebaran kali ini kata bisa bersama-bersama dengan seluruh umat Islam," ucap Zainut.
Ia juga mengatakan pemerintah telah membuat panduan perhitungan penentuan awal Syawal.
Menurut Zainut, penentuan awal Syawal atau Hari Raya Idul Fitri harus sesuai kaidah hukum Islam.
Kemungkinan adanya persamaan jadwal Lebaran 2022 juga disampaikan Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin.
Ia mengatakan, kemungkinan Hari Raya Idul Fitri pemerintah dan Muhammadiyah akan jatuh pada tanggal yang sama, yakni pada Senin, 2 Mei 2022.
"Ada kemungkinan (jatuh di tanggal yang sama), tetapi tetap menunggu hasil sidang isbat," ujar Kamaruddin dikutip dari Kompas.com, Senin (25/4/2022).
Sebelumnya, Kamaruddin sempat menjelaskan, posisi hilal pada sidang isbat yang akan diadakan pada Minggu (1/5/2022) sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS secara hisab.
Namun demikian, metode hisab ini adalah informasi awal yang akan dikonfirmasi melalui metode rukyat.
"Apakah hilal bisa dilihat, menunggu hasil pengamatan yang akan dilakukan di 99 titik. Oleh karena itu, 1 Syawal masih menunggu hasil sidang isbat," ujar Kamaruddin.
(Tribunnews.com/Sri Juliati/Fahdi Fahlevi/Reza Deni)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul HASIL Sidang Isbat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H Jatuh pada Tanggal 2 atau 3 Mei? Cek di Sini