Berita Ekonomi

Penjualan Kue Kering Meningkat Jelang Lebaran Idul Fitri 2022 di Kendari, Nastar Paling Favorit

Penjualan kue kering di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkat menjelang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Dyast Bakery 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penjualan kue kering di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkat menjelang Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Setiap tahunnya peningkatan akan penjualan kue kering di Dyast Bakery meningkat 100 persen dari hari biasanya.

Hal tersebut karena tiap rumah menyajikan kue kering untuk setiap tamu yang datang pada Lebaran Idul Fitri.

Untuk menawarkan kue kering berkualitas Dyast Bakery bekerja sama dengan J & C Cookies (berpusat di Kota Bandung).

Pemilik Dyast Bakery, Devita Ayu Prawita mengatakan kue kering yang dijualnya beraneka ragam seperti kacang polong, kiwi cookies.

Baca juga: Resep Barongko Makanan Khas Bugis Makassar, Pilihan Menu Buka Puasa Selama Ramadan Selain Gorengan

Kemudian, choco flex, choco chips, lidah kucing, nastar, almond cookies, kacang mete, kastenge, putri salju.

"Sampai saat ini kue kering yang best seller atau diminati pelanggan yakni nastar, putri salju, kastengel dan choco flex," ucapnya, Kamis (21/4/2022).

Lanjut dia, kue nastar jadi favorit pelanggan karena sejak dahulu rasanya telah diketahui oleh semua orang.

Di samping itu, kata dia, J & C Cookies menawarkan kualitas terbaik bagi pelanggan yang hendak membeli.

"Jadi best seller karena dari bahannya pun digunakan premium, margarin premium dan tidak terasa asemnya karena biasanya buatan rumahan sangat terasa dan tidak pakai bahan pengawet," jelasnya.

Baca juga: Resep Stik Keju Renyah untuk Sajian Kue Lebaran, Berikut Cara Buatnya, Mudah dan Sederhana

Katanya, kue nastar ini, jadi favorit tiap tahunnya karena pelanggan selalu mencari dan membeli kue tersebut.

Sementara itu, dari harganya kue yang ditawarkan untuk toples kaca kecil harga Rp75 ribu, dalam bentuk mika Rp117 ribu, dan satu toples terdapat lima jenis chocokies dibanderol Rp225 ribu.

Devita Ayu Prawita memprediksikan penjualan bakal meningkat saat mendekati Lebaran Idul Fitri mendatang.

Untuk menghadapi lonjakan pembeli, ia telah menyediakan sebanyak 1.400 toples dan yang telah terjual saat ini sudah sekira 30-40 persen dari total keseluruhan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved