Selasa, 5 Mei 2026

Fase Baru Perang di Ukraina Timur, Pasukan Rusia Rebut Kota Kreminna

Pasukan invasi Rusia telah merebut Kota Kreminna di Ukraina timur dan tentara Ukraina telah ditarik dari wilayah itu, kata gubernur regional.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Fase Baru Perang di Ukraina Timur, Pasukan Rusia Rebut Kota Kreminna
REUTERS/Gleb Garanich
Prajurit Ukraina berdiri di dekat jembatan yang hancur saat invasi Rusia ke Ukraina berlanjut, di Kota Irpin di luar Ibu kota Kyiv pada Jumat, 1 April 2022. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Memasuki 'fase kedua' perang, Rusia berhasil merebut sebuah kota di bagian timur Ukraina.

Pasukan invasi Rusia telah merebut Kota Kreminna di Ukraina timur dan tentara Ukraina telah ditarik dari wilayah itu, kata gubernur setempat.

Kreminna, yang berpenduduk lebih dari 18.000 jiwa sebelum perang dengan Rusia, tampaknya menjadi kota pertama yang dipastikan telah direbut oleh pasukan Rusia sejak mereka melancarkan serangan baru di wilayah Donbas di Ukraina timur.

“Kreminna berada di bawah kendali 'Orc' (Rusia). Mereka telah memasuki kota, ” ujar Gubernur Wilayah Luhansk, Serhiy Gaidai, Selasa (19/4/2022) seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari Al Jazeera.

Baca juga: Update Hari Ke-55 Invasi Rusia di Ukraina: Serangan di Donbas Jadi Tanda Fase Kedua Perang Dimulai

“Pembela kami harus mundur. Mereka telah menempatkan diri mereka di posisi baru dan terus memerangi tentara Rusia.” lanjutnya.

Meski begitu, Gaidai tidak mengungkapkan kapan pasukan Rusia menguasai Kreminna.

Namun Gaidai mengatakan bahwa pasukan Rusia telah menyerang 'dari semua sisi'.

“Tidak mungkin menghitung jumlah korban tewas di antara penduduk sipil. Kami memiliki statistik resmi yakni sekitar 200 orang tewas tetapi kenyataannya ada lebih banyak lagi,” papar Gaidai tanpa menjelaskan periode perkiraan jumlah korban tewas.

Baca juga: Rusia Mulai Serang Ukraina Timur, Pejabat Kyiv: Tanda Fase Baru dan Berpotensi Klimaks dari Perang

Sebagaimana diketahui bahwa Rusia meluncurkan serangan skala besar pada apa yang disebutnya 'operasi militer khusus' di Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu.

Rusia pun membantah menargetkan warga sipil.

Ini meningkatkan pertempurannya untuk menguasai jantung industri timur Ukraina pada Selasa (19/4/2022) di hampir 2 bulan invasi.

Pasukan Rusia menyerang kota-kota di sepanjang garis depan berbentuk bumerang sepanjang ratusan mil dalam apa yang digambarkan kedua belah pihak sebagai fase baru perang.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-54 Perang: Serangan di Ukraina Timur, 200.000 Warga Rusia Bakal Jadi Pengangguran

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan bahwa rudal yang diluncurkan dari udara menghancurkan 13 lokasi pasukan dan senjata Ukraina.

Sementara angkatan udara Rusia menyerang 60 fasilitas militer Ukraina lainnya, termasuk depot penyimpanan hulu ledak rudal.

Serangan dimulai Senin (18/4/2022) di sepanjang front yang membentang lebih dari 480 km dari timur laut Ukraina ke tenggara negara itu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved