Harga Tiket Pesawat Naik Seiring Kenaikan Banderol BBM Avtur, Tarif Lion, Garuda, Batik, Citilink

Daftar harga tiket pesawat maskapai penerbangan naik seiring kenaikan banderol BBM avtur, berikut penjelasan Kemenhub.

Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Daftar harga tiket pesawat maskapai penerbangan naik seiring kenaikan banderol BBM Avtur, berikut penjelasan Kemenhub. Simak pula update tarif tiket penerbangan terbaru sejumlah maskapai di masa mudik Lebaran 2022, Lion Air, Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, dan lainnya. 

Padahal, tarif tiket pada Sabtu (16/4/2022), tercatat masih normal.

Lion kisaran Rp575.100, Super Air Jet Rp654.600, Citilink Rp675.179, Batik Rp792.700, dan Garuda tetap Rp1,43 juta.

Menanggapi hal itu, VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Diah Suryani Indriastuti mengungkapkan, maskapai menerapkan strategi dynamic pricing atau penyesuaian harga tiket secara dinamis.

Hal ini dipengaruhi oleh supply dan demand pada masa peak season.

Citilink berjanji strategi tersebut tetap mengikuti ketentuan regulator, dalam hal ini Kemenhub dalam menerapkan tarif sesuai Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBA).

Ketentuan tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019.

“(Dynamic pricing) dengan tetap mengikuti ketentuan kebijakan harga tarif batas atas yang telah ditetapkan oleh regulator,” kata Diah saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/4/2022), dikutip TribunnewsSultra.com.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya berencana menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight).

Penerbangan tambahan ini juga menjadi opsi yang ditawarkan regulator untuk kelancaran mudik.

“Saat ini kami sedang menyiapkan extra flight atau penerbangan tambahan, di beberapa rute-rute tertentu dengan mengacu pada jumlah ketersediaan armada, untuk mengantisipasi melonjaknya masyarakat yang hendak mudik Lebaran melalui jalur udara,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Irfan Setiaputra, mengaku sudah menyiapkan sejumlah cara mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang.

Bahkan, menambah jumlah penerbangan jika diperlukan

Adapun sejauh ini, Garuda belum menaikkan tarif tiket.

Kendati demikian, kenaikan harga piket jelang mudik Lebaran 2022 bersifat fluktuatif di rentang Tarif Batas Atas (TBA) karena peak season.

“Kita memang akan menambah penerbangan bila diperlukan. Kita sudah merencanakan yang diperlukan termasuk protokol kesehatannya,” ujar Irfan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved