Cinta Segitiga Maut, Ini Sosok Wanita yang Bikin Kasatpol PP Makassar Nekat Bunuh Pegawai Dishub
Wanita tersebut berinisial RA yang diketahui merupakan janda setelah bercerai dengan seorang polisi. RA ternyata juga pejabat ASN di Dishub Makassar.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/penembakan-asn-dishub-makassar.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Cinta segitiga menjadi motif penembakan yang menewaskan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Najamuddin Sewang.
Sebagaimana diketahui bahwa otak dari kasus pembunuhan berencana ini adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar Muhammad Iqbal Asnan (MIA).
Adapun hubungan asmara atau cinta segitiga ini melibatkan seorang wanita berinisial RA, korban Najamuddin, dan tersangka Iqbal Asnan.
Dilansir TribunnewsSultra.com dari Kompas.com, Iqbal Asnan diketahui sudah berkeluarga dan istrinya merupakan salah seorang lurah di Kota Makassar.
Demikian juga dengan korban Najamuddin yang sudah memiliki istri dan anak.
Baca juga: Tindakan Rachma dan Najamuddin Ini yang Buat Kasatpol PP Makassar Cemburu, Akhirnya Bertindak Brutal
Sedangkan, wanita RA merupakan single parent setelah bercerai dengan suaminya yang merupakan anggota kepolisian.
RA diketahui juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai jabatan di Dishub Kota Makassar.
Sementara itu, sebelum menjadi sebagai Kasatpol PP, tersangka Iqbal Asnan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan.
Ketiga orang yang terlibat cinta segitiga itu pun pernah satu atap berkantor di Dishub Kota Makassar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tersangka Iqbal Asnan menjalin hubungan asmara dengan RA.
Baca juga: Asmara Rachma dan Kasatpol PP Makassar Sudah Jadi Rahasia Umum, Wali Kota Pun Tahu Rumornya
Tetapi belakangan beredar isu, RA menjalin hubungan dengan korban Najamuddin.
Hal itulah yang membuat tersangka Iqbal Asnan merasa cemburu dan sakit hati kepada korban Najamuddin.
Kisah asmara atau cinta segitiga ini pun telah dibenarkan oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budi Haryanto.
Kombes Pol Budi menyebutkan bahwa cinta segitiga maupun perseteruan di antara mereka pun telah lama terjadi.
“Motif peristiwa ini terjadi didasari asmara atau cinta segitiga. Makanya saya ingatkan, jangan punya simpanan. Karena asmara bisa menutup mata hati kita semua,” ungkap Kombes Pol Budi saat konferensi pers, Senin (18/4/2022).
Baca juga: Fakta Rachma dalam Cinta Segitiga Kasatpol PP dan Penembakan Najamuddin: Istri Siri yang Main Serong