Berita Kendari
Cerita Pengusaha Non-muslim di Kendari Bangun Masjid di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara
Cerita seorang pengushan non-muslim asal Kota Kendari yang membangun masjid di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Risno Mawandili
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Cerita seorang pengushan non-muslim asal Kota Kendari yang membangun masjid di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Alexander Tanjaya, dengan semangat membangun masjid di Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, Provinsi Sultra.
Kini masjid itu sudah berdiri kokoh dan dapat dijumpai ketika melintasi Jalan Poros Bandara Haluoleo.
Atau lebih tepatnya, berdiri di depan Pondok Pesantren Darurraihanun Nahdlatul Watanah.
Luas masjid ini sekira 10x10 meter per segi.
Baca juga: Lowongan Kerja Kendari, SMS Finance Buka Loker Field Collector dan Credit Marketing, Kualifikasi
Peletakan batu pertama pembangunan masjid ini dilakukan pada 28 April 2019.
Dalam proses pembangunan masjid, Alexander Tanjaya mendapat dukungan dari pimpinan pondok pesantren dan pemerintah setempat.
Masjid yang dibangun oleh Alexander Tanjaya pun diberinama Masjid Rahmatan Lil Alamin.
Alexander Tanjaya bercerita, membangun masjid ini berawal saat dirinya melihat beberapa warga berjalan kaki membawa sajadah dan Al-Quran menuju masjid di desa tetangga.
Ia lantas menanyakan ihwal lokasi tempat ibadah, menurut informasi warga belum ada masjid di desa tersebut.

"Untuk salat warga harus ke masjid Desa Onewila atau di dekat Bandara Haluoleo Kendari. Di situ saya merasa terharu dan terpanggil," ungkap Alexander.
Sosok Alexander Tanjaya
Alexander Tanjaya merupakan pengusaha di Kota Kendari, Provinsi Sultra.
Ia merupakan bos Hotel Fortune Kendari yang berlokasi di bilangan Jl Kedondong, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Alexander Tanjaya merupakan seoang pengusaha non-muslim.
Baca juga: Bos Hotel Fortune Kendari Bangun Masjid untuk Warga dan Pondok Pesantren di Ambaipua Konawe Selatan