KRONOLOGI Gadis Muda Ukraina Dirudapaksa Tentara Rusia saat Berlindung di Sekolah
Seorang wanita warga Ukraina menjadi korban rudapaksa oleh tentara Rusia yang masih remaja saat berlindung dari pasukan invasi di sekolah.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ratusan-tentara-ukraina-yang-sedang-tidur-tewas-dibom-rusia_1.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang wanita warga Ukraina menjadi korban rudapaksa oleh tentara Rusia yang masih remaja saat berlindung dari pasukan invasi di sekolah.
Dilansir TribunnewsSultra.com dari Independent pada Jumat (1/3/2022), seorang wanita muda Ukraina disebut diperkosa dan ditikam dalam serangan keji, setelah desa tempat dia tinggal diduduki oleh pasukan Rusia.
Klaim itu muncul di tengah keprihatinan yang mendalam atas laporan kekerasan seksual saat perang antara Rusia dan Ukraina memasuki bulan kedua.
Ibu korban telah membuat video di mana dia berbicara tentang apa yang terjadi pada putrinya hingga mengalami trauma dengan cobaan beratnya.
Baca juga: UPDATE Hari Ke-37 Perang: Ukraina Sebut Rusia Siapkan Serangan Kuat hingga Evakuasi Warga Mariupol
Adapun peristiwa pemerkosaan itu terjadi di Mala Rohan, sebuah desa dekat Kharkiv, timur laut Ukraina.
Diketahui bahwa wilayah tersebut telah direbut oleh pasukan Rusia pada 25 Februari 2022 lalu, sehari setelah invasi Presiden Rusia Vladimir Putin dimulai.
Korban berusia 27 tahun yang merupakan ibu dari seorang gadis berusia lima tahun itu juga menderita luka tusukan pisau selama serangan seksual terjadi.
Aksi bejat ini bermula saat seorang tentara Rusia yang mabuk lalu masuk ke sekolah tempat orang-orang berlindung selama pertempuran sengit.
Baca juga: Buntut Invasi Ukraina, Putin Ancam Setop Pasok Gas Eropa Jika Tak Dibayar Pakai Rubel Rusia
Pemerkosaan ini terjadi pada Minggu (13/3/2022) malam waktu setempat.
Prajurit pelaku penyerangan yang dikatakan berusia 19 tahun tersebut kemudian ditangkap oleh pasukan Rusia setelah diidentifikasi oleh penduduk setempat dan menghilang.
Adapun desa itu direbut kembali oleh pasukan Ukraina minggu ini dalam serangan balasan untuk memukul mundur pasukan Rusia yang berusaha merebut Kharkiv, kota terbesar kedua Ukraina.
Seorang penduduk desa yang memimpin tentara dalam penangkapan tersangka, mengatakan dua perwira Rusia telah memberitahunya bahwa pemerkosa akan dieksekusi mati.
Baca juga: Rangkuman Hari Ke-36: Rusia Tinggalkan Chernobyl dan Tetap akan Serang Donbass, Putin Ancam Eropa
Serta bahwa keluarganya akan diberitahu bahwa dia telah dibunuh dalam aksi.
Diketahui bahwa pelaku pemerkosaan dan penganiayaan ini bernama Vladimir (19).
“Prajurit yang melakukannya adalah seorang pria muda, 19 tahun. Namanya Vladimir. Dia telah minum sepanjang hari sebelum dia memperkosa gadis malang itu. Dia di luar kendali,” kata Sergei (55) kepada The Independent.