Kondisi Terkini Perang di Ukraina, Rusia Klaim Pasukan Militernya Pegang Kendali Penuh Kota Kherson
Pada hari ke-20 perang yakni Selasa (15/3/2022), pasukan militer Rusia disebut telah berhasil memegang kendali penuh atas Kota Kherson, Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/vladimir-putin-serang-ukraina.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pada hari ke-20 perang yakni Selasa (15/3/2022), pasukan militer Rusia disebut telah berhasil memegang kendali penuh atas Kota Kherson, Ukraina.
Hal tersebut diklaim oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
Dilansir TribunnewsSultra.com dari Sputnik, 'operasi militer khusus' Rusia untuk demiliterisasi dan 'de-Nazifikasi' Ukraina telah memasuki hari ke-20.
Pejabat pertahanan dan pemerintah Rusia pun sebelumnya mengatakan bahwa operasi tersebut berjalan sesuai jadwal.
Angkatan bersenjata Rusia telah mengambil kendali penuh atas seluruh wilayah Kota Kherson selama invasi yang sedang berlangsung di Ukraina.
Baca juga: Ukraina Jadi Taruhan, Elon Musk Tantang Duel Presiden Rusia Vladimir Putin
Klaim tersebut diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia pada Selasa (15/3/2022).
Menurut Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov, unit pasukan Republik Rakyat Donetsk (DPR) melanjutkan operasi ofensif dan berhasil menembus pertahanan nasionalis Ukraina.
Sebagaimana diketahui bahwa DPR termasuk dalam wilayah Donbass yang juga meliputi Republik Rayat Luhansk (LPR).
LPR dan DPR merupakan wilayah di Ukraina yang dikuasai oleh kelompok separatis pro-Rusia.
Hingga kemudian kedua wilayah tersebut memisahkan diri dari Ukraina dan mendirikan negara sendiri.
Baca juga: UPDATE Hari Ke-21 Perang Rusia Vs Ukraina: Dikunjungi Petinggi UE di Kiev, Zelenskyy Yakin Menang
Disebutkan bahwa kelompok tersebut menguasai pemukiman Panteleimonovka di wilayah Donetsk.
Mayjen Konashenkov juga mengungkapkan bahwa pasukan terjun payung Rusia telah menyita 10 sistem rudal anti-tank Javelin buatan AS setelah menangkap benteng nasionalis dan tentara bayaran asing.
Lebih lanjut Mayjen Konashenkov menyebut semua senjata asing yang disita oleh pasukan Rusia sedang dipindahkan ke Milisi Rakyat Luhansk dan Donetsk.
“Secara total, selama sehari terakhir, sistem pertahanan udara dan penerbangan Angkatan Udara Rusia menembak jatuh 16 target udara: satu pesawat Su-24 dan Su-25 Angkatan Udara Ukraina, satu helikopter Mi-8 dan tiga belas pesawat tak berawak Ukraina. kendaraan udara, termasuk enam Bayraktar TB-2," jelas Mayjen Konashenkov.
Mayjen Konashenkov juga mengumumkan bahwa tiga hanggar dengan empat Su-25 Ukraina dan enam helikopter telah dihancurkan di bandara militer.
Baca juga: Sempat Ngotot gegara Diserang Rusia, Zelenskyy Akhirnya Akui Ukraina Tak Bisa Jadi Anggota NATO