2 Pemain Sepak Bola Ukraina Tewas Diserang Rusia, Dibunuh Tentara dan Apartemen Dibom
Invasi Rusia ke Ukraina menewaskan dua pemain sepak bola. Keduanya masih berusia muda, yakni 21 tahun dan 25 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Dua-pesepak-bola-Ukraina-Vitali-Sapilo-dan-Dmytro-Marynenko-rusia.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Invasi Rusia ke Ukraina menewaskan dua pemain sepak bola.
Keduanya masih berusia muda, yakni 21 tahun dan 25 tahun.
Memang, penduduk Ukraina kini banyak yang bergabung dengan militer untuk membantu mempertahankan negaranya.
Beberapa penduduk yang awalnya bekerja sebagai pesepak bola kini beralih menjadi tentara Ukraina.
Baca juga: Dekat dengan Putin, Keputusan Abramovich Tinggalkan Chelsea Disebut Tipuan oleh Legenda Man United
Kabar duka pun menghampiri sepak bola Ukraina dalam masa perang ini.
Dilansir BolaSport.com dari Sportbible, sudah ada dua pesepak bola bernama Vitalii Sapylo dan Dmytro Martynenko yang menjadi korban jiwa dari serangan Rusia.
Sapylo merupakan pemain divisi kedua Liga Ukraina, Karpati Lviv.
Ia bergabung dengan tentara Ukraina dan bertugas sebagai komandan tank untuk mempertahankan negaranya.
Baca juga: Habis Serang Pelestina, Israel Kutuk Serangan Rusia di Dekat Kiev Ukraina
Sapylo dilaporkan meninggal dunia setelah dibunuh oleh tentara Rusia dan jasadnya ditemukan di Kyiv.
Sang pesepak bola sendiri masih tergolong muda, baru berusia 21 tahun.
Sementara itu, Martynenko merupakan pesepak bola amatir yang bermain di klub lokal bernama FC Gostomel.
Martynenko ditemukan tewas setelah terjadi pengeboman di komplek apartemennya.
Jasad pria berumur 25 tahun tersebut dilaporkan menjadi pesepak bola pertama yang terbunuh pada invasi Rusia kali ini.
Baca juga: Ukraina Lapisi Peluru Pakai Lemak Babi untuk Lawan Pasukan Chechnya yang Pro Rusia, Ini Tujuannya
Kematian dua pesepak bola Ukraina ini mengundang simpati dari Uni Sepak Bola Internasional.
"Kami turut bersimpati dengan keluarga, teman, dan rekan satu tim Sapylo dan Martynenko. Semoga mereka bisa beristirahat dengan damai," tulis pernyatan resmi dari FIFPRO.